MINUT, TelusurInformasiNews.id – Puluhan jurnalis yang sehari-hari menjalankan aktivitas peliputan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mempercayakan Edwin Bawole untuk memimpin organisasi paguyuban Profesional Wartawan Minahasa Utara (PROWM) periode 2026–2028. Selasa, (29/9/2029).
Kepercayaan tersebut diberikan melalui rapat pleno pemilihan Ketua PROWM yang digelar di Aula JG Center, Selasa (29/9/2026). Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan para pekerja pers di Minahasa Utara.
Dalam pemilihan tersebut, sekitar 24 media hadir secara langsung dan memberikan hak suara. Sementara itu, sekitar 11 media lainnya yang merupakan anggota PROWM tidak dapat hadir karena izin, namun tetap memberikan dukungan terhadap terpilihnya Edwin Bawole sebagai Ketua PROWM menggantikan Juen Myhard yang sebelumnya memimpin organisasi tersebut.
Usai dipercayakan sebagai Ketua PROWM, Edwin Bawole langsung melakukan penyusunan kepengurusan dengan menunjuk Jemmi Manopode sebagai Sekretaris dan Viana Mondung sebagai Bendahara PROWM.
Terpilihnya Edwin Bawole bukan semata-mata dimaknai sebagai pergantian kepemimpinan dalam organisasi. Lebih dari itu, mandat tersebut membawa pesan tentang pentingnya kebersamaan, komunikasi dan persatuan di antara para jurnalis yang memiliki latar belakang media, karakter, sudut pandang serta pengalaman jurnalistik yang berbeda.
Organisasi paguyuban PROWM diharapkan dapat menjadi rumah bersama bagi para jurnalis Minut untuk membangun profesionalisme pers sekaligus menghasilkan karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kebersamaan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran jurnalis sebagai mitra strategis dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL), dengan tetap menjalankan fungsi pers secara profesional.
Mandat yang diberikan kepada Edwin Bawole sekaligus menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi pers tidak hanya berbicara mengenai siapa yang berada di posisi terdepan, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu merangkul seluruh anggota dan menjaga kebersamaan organisasi.
Dunia jurnalistik menuntut keberanian dalam menyampaikan fakta. Namun, di sisi lain, para pekerja media juga membutuhkan persatuan agar dapat menghadapi berbagai tantangan profesi secara bersama-sama dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ketua PROWM terpilih periode 2026–2028, Edwin Bawole, mengatakan kekompakan mayoritas jurnalis Minut menjadi modal penting bagi organisasi untuk melangkah ke depan.
“Kiranya kekompakan mayoritas jurnalis Minut nantinya menjadi modal penting bagi PROWM untuk melangkah ke depan. Organisasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat etika jurnalistik dan membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah maupun masyarakat,” beber Edwin Bawole usai dipercayakan memimpin PROWM.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh para jurnalis harus dijawab melalui kerja nyata, komunikasi yang terbuka serta kemampuan untuk terus merawat kebersamaan di tengah berbagai perbedaan yang ada.
Ke depan, tantangan kepemimpinan Edwin Bawole tentu tidak ringan. Kepercayaan yang telah diberikan oleh mayoritas jurnalis Minut harus diwujudkan melalui langkah konkret yang mampu memberikan manfaat bagi organisasi dan seluruh anggotanya.
Sebab, organisasi pers yang kuat tidak dibangun hanya oleh seorang pemimpin, melainkan melalui keterlibatan banyak pihak yang memiliki kemauan untuk tetap bergandengan tangan ketika menghadapi perbedaan.
Pada akhirnya, harapan para jurnalis Minut terhadap PROWM cukup jelas, yakni menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah yang mampu mempersatukan, bukan ruang yang memisahkan. Dari kebersamaan itu, para jurnalis diharapkan terus melahirkan karya jurnalistik yang kritis, berimbang, edukatif dan tetap berpihak pada kepentingan publik.
(Vera.E.Kastubi).






