JAKARTA, TelusurInformasiNews.id – Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara (LIN) mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh kelalaian layanan taksi Blue Bird. Sopir taksi yang ditumpangi tidak dapat dihubungi karena ponselnya dalam keadaan mati, sehingga menyebabkan Ketua Umum LIN terlewat kereta yang seharusnya mengantarkannya ke Surabaya untuk menghadiri meeting penting. Senin, (15/9/2025)

Keterlambatan yang dialami ketua lembaga ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi merugikan karena ia harus menghadapi agenda yang sangat vital. Meskipun pihak LIN sudah memesan taksi Blue Bird melalui aplikasi Traveloka, taksi tersebut tidak kunjung datang hingga 35 menit menunggu. Setelah waktu yang lama, ketua akhirnya memutuskan untuk menaiki taksi lain di pinggir jalan demi mengejar waktu, namun tetap terlambat tiba di Stasiun Gambir.
Sebagai respons terhadap situasi ini, pihak LIN menyatakan akan mengambil langkah hukum melalui somasi dan laporan perdata guna meminta pertanggungjawaban dari Blue Bird. “Kami berharap Blue Bird dapat memperbaiki sistem layanan mereka agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar juru bicara LIN. Pihak LIN merasa dirugikan secara materiil dan non-materiil akibat penanganan layanan yang kurang baik ini, dan berharap masalah yang dihadapi dapat segera diselesaikan secara baik dan adil.

Kasus keterlambatan Ketua Umum LIN di Stasiun Gambir akibat kelalaian layanan taksi Blue Bird menjadi sorotan publik. Pihak LIN akan mengambil langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban Blue Bird atas kerugian yang dialami. Semoga kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi perusahaan jasa transportasi untuk meningkatkan kualitas layanan mereka.
(TIN/Kontributor)







