Senin, Oktober 5, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPIKI Minut Gelar OPEN TOURNAMENT BACA KITAB MAZMUR Se-Sulut Di JG Center

PIKI Minut Gelar OPEN TOURNAMENT BACA KITAB MAZMUR Se-Sulut Di JG Center

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Minahasa Utara menggelar Lomba Baca Kitab Mazmur Open Tournament se-Sulawesi Utara di JG Center. Jumat, (2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Oktober 2026 tersebut, diikuti peserta dari berbagai kalangan dengan jumlah peserta mencapai 305 orang. Mereka terdiri dari 125 peserta kaum bapak, 80 peserta pemuda, serta 100 peserta wanita atau kaum ibu.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang diundang, di antaranya Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara serta para camat.

Hadir pula Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Provinsi Sulawesi Utara, Ketua Ir. Maurits Mantiri, M.M., bersama Sekretaris Dr. Goinpeace Tumbel, S.Sos., M.A.P., M.Si.

Sementara dari DPC PIKI Kabupaten Minahasa Utara hadir Ketua DPC PIKI Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., bersama Sekretaris DPC PIKI Minahasa Utara Selfran Wungouw, S.E.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara Ir. Maurits Mantiri, M.M., menyampaikan apresiasi kepada DPC PIKI Minahasa Utara yang telah mengambil momentum untuk menyelenggarakan kegiatan baca Kitab Mazmur.

Maurits mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC PIKI Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, serta memberikan penghormatan kepada Pendeta Revin Kapoyos, Ketua Panitia Pendeta Mona D. Rumayar, Sekretaris PIKI Sulut Dr. Goinpeace Tumbel, Wakil Ketua Nempa Niko Rampen, pengurus PIKI Minahasa Utara, panitia, serta para juri.

Ia menyebut keberadaan para juri dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting karena mereka memiliki pengalaman dan kompetensi dalam kegiatan baca Mazmur. Menurutnya, lomba baca Mazmur bukan sekadar perlombaan, melainkan menjadi pintu masuk untuk mendorong masyarakat semakin rajin membaca firman Tuhan.

“Baca Mazmur ini sebagai pintu masuk dalam rangka kegiatan rajin membaca firman Tuhan. Karena ini pintu masuk, maka kemasannya memang dibuat menarik,” ujar Maurits.

Menurutnya, kegiatan baca Mazmur kini tidak hanya berkembang di lingkungan gereja, tetapi telah menjadi kegiatan yang semakin dikenal dan diminati masyarakat di Sulawesi Utara.

Ia menilai pelaksanaan Open Tournament di Minahasa Utara menjadi momentum yang baik bagi PIKI untuk terus mendorong kegiatan-kegiatan positif yang memiliki nilai kerohanian.

Maurits juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan kegiatan tersebut kepada jajaran DPP PIKI. Bahkan, menurutnya, Sekjen DPP PIKI yang sebelumnya direncanakan hadir harus membatalkan kehadiran karena adanya kegiatan lain.

“Kalau di Sulawesi Utara, baca Mazmur ini sampai seribu pembaca, karena itu sangat luar biasa. Dari aktivitas-aktivitas yang dianggap biasa-biasa saja, sekarang orang-orang mulai tertarik dan menuju ke baca Mazmur,” katanya.

Ia mengatakan antusiasme terhadap baca Mazmur semakin terlihat, bahkan kegiatan tersebut mulai menarik perhatian orang-orang yang sebelumnya aktif dalam berbagai kegiatan perlombaan lainnya.

Menurut Maurits, tujuan utama kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan dalam perlombaan, melainkan bagaimana seluruh peserta dapat mengambil bagian dalam memuliakan nama Tuhan.

“Bukan sekadar perlombaannya. Tetapi semua saudara-saudara kita hadir demi untuk memuliakan nama Tuhan. Biar kiranya gereja kita makin hari makin cepat recovery-nya dan dipulihkan oleh kita semua. Pada akhirnya nama Tuhan yang dipermuliakan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Maurits juga menyampaikan apresiasi kepada PIKI Minahasa Utara serta Ketua DPC PIKI Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda dan Sekretaris DPC Selfran Wungouw atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain itu, ia turut menyampaikan bahwa Joune Ganda mendapat perhatian dari DPP PIKI dan disebut sebagai salah satu figur yang memiliki peran dalam pengembangan PIKI. Maurits menyebut kebutuhan organisasi ke depan adalah figur-figur yang memiliki eksistensi kuat untuk memperjuangkan berbagai kepentingan umat Kristen di Indonesia.

Ia juga mengungkapkan sejarah Mars PIKI yang sebelumnya berasal dari ciptaan di lingkungan PIKI Kota Bitung, kemudian dibawa ke tingkat DPD hingga menjadi Mars PIKI yang digunakan secara lebih luas, bukan hanya untuk PIKI Bitung tetapi untuk PIKI secara nasional.

Sementara itu, Ketua DPC PIKI Kabupaten Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan DPD PIKI Sulawesi Utara terhadap berbagai program DPC PIKI Minahasa Utara.

Joune memberikan penghormatan kepada Pendeta Revin Kapoyos, Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara Ir. Maurits Mantiri, M.M., jajaran pengurus DPD PIKI Sulut, pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, pengurus DPC PIKI Minahasa Utara, para juri, panitia pelaksana yang diketuai Pendeta Mona D. Rumayar, M.Th., para peserta serta insan pers yang hadir.

Ia menyampaikan bahwa DPC PIKI Minahasa Utara merasa terhormat karena setiap ide dan program yang disampaikan kepada DPD PIKI Sulawesi Utara mendapat respons serta dukungan yang luar biasa.

“PIKI itu harus memberi dampak. PIKI itu harus berada di tengah-tengah komunitas Kristen yang intelektual, tetapi juga harus memberi arti dan makna kepada masyarakat,” kata Joune.

Ia menjelaskan bahwa Lomba Baca Kitab Mazmur merupakan salah satu rangkaian program DPC PIKI Minahasa Utara. Sebelumnya, DPC PIKI Minahasa Utara juga telah menjalankan sejumlah program sosial kemasyarakatan.

Di antaranya pemberian bantuan bibit kelapa. Joune mengatakan penyaluran bibit kelapa sempat menghadapi kendala karena kondisi musim panas sehingga suplai sedikit terhambat. Namun, program tersebut akan terus berjalan karena jumlah bibit telah disiapkan untuk disalurkan.

Selain bibit kelapa, PIKI Minahasa Utara juga menyalurkan bibit pala. Joune menjelaskan, pala merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi dan telah memberikan kehidupan bagi masyarakat Minahasa Utara sejak generasi sebelumnya.

Menurutnya, tanaman pala perlu terus dilestarikan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang. DPC PIKI Minahasa Utara juga memberikan bantuan berupa bibit ikan mujair. Joune menyebut ikan mujair dari Minahasa Utara cukup dikenal karena rasanya yang enak dan berkualitas.

“Banyak teman-teman dari Jakarta kalau mau pesan mujair, mesti mujair dari sini. Mereka bilang rasanya enak dan sedap,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa ikan mujair tersebut juga berkaitan dengan keberadaan Balai Benih yang berada di Minahasa Utara. Hal tersebut dinilai sebagai anugerah yang perlu dikelola dan dimanfaatkan untuk memberikan dampak bagi masyarakat.

Joune menegaskan, berbagai program tersebut merupakan bentuk implementasi amanat Ketua Umum DPP PIKI, yakni agar keberadaan PIKI benar-benar memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.

Terkait pelaksanaan lomba baca Mazmur, Joune menyampaikan bahwa berdasarkan laporan panitia, antusiasme peserta sangat tinggi. Ia juga mengakui bahwa baca Mazmur saat ini menjadi kegiatan yang semakin diminati, bahkan mampu menarik perhatian masyarakat yang sebelumnya aktif dalam kegiatan perlombaan gerejawi lainnya.

Namun, menurut Joune, hal terpenting bukan hanya tingginya minat terhadap perlombaan, melainkan makna yang terkandung dalam Kitab Mazmur.

Ia menjelaskan, Mazmur mengandung unsur doa, nyanyian dan penyembahan yang dapat diekspresikan sebagai wujud iman umat Kristen.

“Terlepas dari lomba ini lagi in atau lagi happening, pemaknaan dari lomba ini sendiri juga yang menjadi tujuan utama kami DPC PIKI Minahasa Utara mengangkat Lomba Baca Mazmur ini,” ujarnya.

Joune berharap melalui kegiatan tersebut, doa, pujian dan penyembahan kepada Tuhan dapat kembali digaungkan di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan panitia agar seluruh rangkaian lomba dilaksanakan secara baik dan fair. Hal tersebut karena para juri yang dilibatkan merupakan juri profesional, berpengalaman serta memiliki integritas.

“Seluruh juri ini diambil dari juri-juri yang profesional, juri-juri yang berpengalaman dan bahkan juri-juri yang sudah sangat terpercaya integritasnya,” tegasnya.

Joune berharap hasil penilaian nantinya benar-benar sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni menghadirkan doa, pujian dan penyembahan kepada Tuhan melalui baca Kitab Mazmur.

Pada kesempatan tersebut, Joune menyampaikan ucapan selamat bertanding, berkompetisi dan berlomba kepada seluruh peserta.

Sebagai Ketua DPC PIKI Kabupaten Minahasa Utara sekaligus Bupati Minahasa Utara, Joune kemudian secara resmi membuka Lomba Baca Kitab Mazmur Open Tournament se-Sulawesi Utara yang dilaksanakan di JG Center.

Pelaksanaan Open Tournament Baca Kitab Mazmur yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpeserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kecintaan membaca firman Tuhan serta menghidupkan kembali semangat doa, pujian dan penyembahan di tengah masyarakat.

Dengan keterlibatan 305 peserta dari kategori kaum bapak, pemuda dan wanita/kaum ibu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PIKI Minahasa Utara menghadirkan kegiatan yang bernilai kerohanian sekaligus memberikan dampak positif bagi komunitas Kristen dan masyarakat secara luas.

Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan lancar, sportif dan penuh kebersamaan, dengan tujuan akhir sebagaimana disampaikan para pimpinan PIKI, yakni agar melalui setiap kegiatan yang dilakukan, nama Tuhan senantiasa dipermuliakan.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular