Minggu, Mei 10, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraSekda Minut Hadiri Panen Padi Ladang Didesa Wineru Likupang Timur

Sekda Minut Hadiri Panen Padi Ladang Didesa Wineru Likupang Timur

MINUT, TelusurinformasiNews.id -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Sekretaris Daerah Pemkab Minut Ir. Novly Geret Wowiling, M.Si hadiri panen padi ladang, Bukti Nyata Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui program Gerakan Massal Swasembada Pangan. Panen perdana padi ladang ini dilaksanakan di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur. Rabu, (23/042025).

Kegiatan panen ini dihadiri langsung oleh oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda yang di wakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si., bersama Kepala Dinas Pertanian Minut Wangke Karundeng

Dimana sebagai bentuk dukungan penuh terhadap para petani dan program ketahanan pangan daerah sesuai visi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Panen padi ladang ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Desa Wineru Kecamatan Likupang Timur yang selama ini terus didorong untuk mengembangkan potensi pertanian lokal, khususnya padi ladang sebagai komoditas andalan dalam menunjang kebutuhan pangan daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya simbolis, tapi merupakan bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Minut yang mandiri secara pangan. Semangat para petani kita luar biasa,” ujar Sekda Wowiling didampingi Kadis Pertanian Minut Wangke Karundeng di sela-sela kegiatan.

Pemerintah berharap, momentum ini menjadi penyemangat bagi desa-desa lain di Minahasa Utara untuk turut aktif dalam program swasembada pangan, demi ketahanan pangan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani lokal.

“Tujuan pemerintah dalam mendorong swasembada pangan, khususnya melalui panen padi ladang, memiliki beberapa poin penting yang sangat strategis, baik dari sisi ekonomi, ketahanan, maupun pemberdayaan masyarakat. Serta mengurangi Ketergantungan pada Pangan Impor Swasembada pangan bertujuan agar daerah, bahkan negara, tidak terlalu bergantung pada beras impor. Dengan mendorong produksi lokal seperti padi ladang, kebutuhan beras masyarakat bisa dipenuhi dari hasil sendiri,” Jelas Sekda Wowiling.

Memanfaatkan Lahan Kering yang Tidak Terpakai Padi ladang tumbuh di lahan kering (non-irigasi), sehingga cocok untuk wilayah yang tidak memiliki sawah. Pemerintah mendorong ini agar lahan tidur bisa dimanfaatkan secara produktif.

Meningkatkan Kesejahteraan Petani Dengan hasil panen yang bisa dijual atau dikonsumsi sendiri, petani mendapatkan tambahan penghasilan sekaligus mengurangi biaya hidup. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di pedesaan.

“Mendorong Kemandirian Desa Ketika desa bisa memproduksi pangan sendiri, maka desa tersebut menjadi lebih mandiri dan tahan terhadap krisis pangan atau gangguan distribusi dari luar, serta ketahanan Pangan Daerah dan Nasional Produksi pangan lokal yang kuat akan memperkuat ketahanan pangan daerah. Jika diterapkan secara luas, ini memberi kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” tambah Kadis Pertanian Wangke Karundeng

Pelestarian Kearifan Lokal Padi ladang sering kali merupakan bagian dari tradisi dan budaya bertani masyarakat lokal. Pemerintah ingin agar metode ini tetap lestari dan dikembangkan sesuai zaman.

 

 

(*Vera.E.Kastubi).

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular