Tuban (JATIM), TelusurInformasiNews.id – Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Tuban dan DPD Jawa Timur menyoroti ketidakkonsistenan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban dalam membela rakyat. Menurut LIN, DPRD Tuban sering kali terjebak dalam kepentingan politik dan lupa akan tugas utamanya sebagai wakil rakyat bayangkan surat yang di setujui akan beraudensi tanggal 23 September 2025, saat datang di ping pong oleh para ASN atau sekwan, Banyak alasan sehingga permasalahan 3 hakim yang akan kasusnya di teruskan dan di kawal sampai makamah Agung, jaksa agung tidak terjadi padahal korban trauma tidak ada prihatin dari DPRD, Hanya Dinsos saja yang peduli.

Kritik untuk DPRD Tuban:
– LIN menilai bahwa DPRD Tuban tidak serius dalam menangani masalah rakyat, seperti program Perlindungan Anak dan lainnya yang masih perlu perhatian serius serta belum terealisasi dengan baik.
– Sekwan DPRD Tuban/ jajanan penerima tamu bahasa berbelit, padahal anggota DPRD Banyak kenapa hal ketemu wakilnya Rakyat sulit, Apakah Harus Berbayar.
Tindakan LIN:
– LIN DPC Tuban dan DPD Jawa Timur akan terus mengawasi kinerja DPRD Tuban dan memastikan bahwa kepentingan rakyat diutamakan.
– LIN juga akan melakukan audiensi dengan APH dan pemerintah setempat untuk memastikan bahwa program-program yang dijalankan benar-benar bermanfaat bagi rakyat.
Dengan demikian, LIN berharap dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah dan wakil rakyatnya karena DPRD bukan Raja tapi wakil yang kurang mengerti apakah itu WAKIL.
(TIM/Kontributor)






