MINUT, TelusurInformasiNews.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang kembali dibuktikan. Melalui langkah strategis “jemput bola”, Pemkab Minut turun langsung memastikan kelancaran pengurusan dokumen perizinan bagi hotel bintang lima, Marriott Likupang Resort and Spa, yang ditargetkan soft opening pada September 2026. Selasa, (9/6/2026).
Atas instruksi Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, SSTP, MAP, melakukan kunjungan langsung ke lokasi Hotel Marriott. Dalam kunjungan tersebut, Kadis DPM-PTSP dan tim turut disaksikan dan didukung langsung oleh Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH, MH.
Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh dokumen perizinan rampung sebelum jadwal soft opening yang direncanakan pada September 2026 mendatang.
“Langkah jemput bola ini merupakan wujud komitmen Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam memberikan kemudahan investasi, sekaligus memastikan seluruh operasional pelaku usaha menaati regulasi yang berlaku,” ujar Richard J.H. Dondokambey.
Berdasarkan data DPM-PTSP Minut, pihak Hotel Marriott saat ini telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Izin Lingkungan untuk bangunan utama. Meski demikian, beberapa bangunan fasilitas penunjang hotel lainnya saat ini masih dalam tahap pengajuan izin. Selain itu, manajemen hotel juga tengah memproses pengajuan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Sementara untuk Surat Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITMB), saat ini sedang dalam proses penerbitan setelah rampungnya Berita Acara penilaian teknis di lapangan.
Pada agenda soft opening bulan September nanti, Marriott Likupang Resort and Spa akan mengoperasikan sejumlah fasilitas premium pada Tower 1, yang meliputi:
– Akomodasi: 3 tipe kamar dengan total 320 unit kamar, dilengkapi dengan 10 unit Villa Laut (water villa) dan 5 unit Villa Darat.
– Fasilitas Penunjang: Spa berstandar internasional, Water Park, Beach Club, Watersport, hingga fasilitas Diving.
Sementara itu, untuk pengembangan Tower 2 masuk ke dalam rencana pembangunan masa depan (future development).
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Minahasa Utara, Kevin William Lotulung, SH, MH, memberikan apresiasi atas progres pembangunan proyek strategis ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran hotel jaringan internasional ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. “Marriott Likupang Resort and Spa saat ini menjadi ikon baru pariwisata Likupang, khususnya bagi DPSP Minahasa Utara di Provinsi Sulawesi Utara. Kehadirannya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat lokal,” pungkas Wabup Kevin.
Dengan langkah percepatan perizinan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Marriott Likupang Resort and Spa diharapkan segera beroperasi dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata serta kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara.
(Vera.E.Kastubi).






