MINUT, TelusurinformasiNews.id -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda menghadiri merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-255 Desa Kaima dengan suasana yang meriah dan penuh tradisi. Acara ini diadakan beberapa hari lalu di sebuah lapangan, menggabungkan kekayaan budaya setempat dengan hiburan modern.
Acara ini dimulai dengan tradisi makan di atas daun pisang dan minum dari bambu, yang semakin memperkaya pengalaman masyarakat yang hadir. Tiga penyanyi terkenal, yaitu Dandy Barakati feat Melandy Jacobus, Romi Roso, dan Pricil Tampa, memeriahkan acara dengan lagu-lagu bernuansa discotana seolah-olah layaknya konser musik.
Tidak hanya penyanyi undangan, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, juga turut menyemarakkan panggung dengan membawakan dua lagu popular: Endo Limangkoi Lako dan Rumah Kita. Acara ini dihadiri oleh masyarakat dari 10 jaga, menunjukkan partisipasi dan antusiasme tinggi dari warga setempat.
Seremoni pemasangan lilin ulang tahun dilakukan dengan melibatkan Bupati, Kadis PMD Minut Fredeik Tulengkey, Pejabat hukum tua Desa Kaima Vanda Koropit, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Lilin di pasang pada tiga jenis kue, dua di antaranya adalah kue tradisional seperti Ombekuk. Selesai seremoni, para tamu menikmati jamuan kasih yang disajikan dengan cara unik, yaitu makan di atas daun pisang dan minum dari bambu.
Dalam sambutannya, Joune Ganda menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan saling menghormati di Desa Kaima. “Saya berharap, generasi muda desa kaima dapat mengenang dan menceritakan sejarah keberkahan desa kepada cucu-cucu mereka,” tutur Bupati Joune Ganda.
Bupati Joune Ganda juga menyoroti kemajuan yang telah dicapai berkat kontribusi semua pihak, termasuk penggunaan Dana Desa untuk berbagai kepentingan masyarakat, seperti seragam sekolah.
Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar nilai-nilai adat dan kebiasaan dijaga dan diwariskan kepada generasi selanjutnya, sehingga dapat menguatkan persaudaraan dan kekeluargaan di antara warga Desa Kaima, termasuk mereka yang berada di luar desa.
Dengan demikian, perayaan HUT Desa Kaima tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya budaya, tradisi, dan kebersamaan.
(*Vera.E Kastubi)






