MINUT, TelusurInformasiNews.id -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar acara pelepasan resmi bagi 13 Calon Jamaah Haji (CJH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kantor Bupati Minahasa utara, sebagai bentuk dukungan dan doa sebelum mereka menunaikan ibadah di Tanah Suci. Rabu, (22/4/2026).
Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri oleh Asisten I Setdakab Minahasa Utara, Umbase Mayuntu, yang mewakili Bupati Joune Ganda dan membacakan sambutan resmi dari bupati. Dalam sambutannya, Bupati Joune menyampaikan ucapan selamat dan memberikan tali kasih secara simbolis kepada masing-masing calon jamaah haji sebagai bekal spiritual dalam perjalanan mereka.
Bupati Joune menekankan bahwa ibadah haji merupakan impian setiap Muslim dan tidak semua orang diberi kesempatan untuk menunaikannya. “Ibadah haji adalah anugerah yang patut disyukuri. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang akan membawa perubahan besar dalam kehidupan pribadi, keluarga, bahkan masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda.
Bupati juga menyampaikan kebanggaan dan apresiasi kepada para calon jamaah yang terpilih tahun ini, serta berharap mereka mampu menjaga nama baik daerah dan menjadi teladan setelah kembali ke tanah air. “Kami berharap sepulang dari tanah suci, para jamaah dapat menjadi pribadi yang lebih sabar, bijaksana, dan mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Gelar haji bukan sekadar status, tetapi harus tercermin dalam akhlak mulia,” kata Bupati Joune Ganda.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji, mulai dari proses administrasi hingga pembinaan manasik. “Kami menyadari masih terdapat kekurangan, namun kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” jelas Bupati Joune. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan keberangkatan tahun ini.
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang mengubah hidup. Kami berharap para jamaah tidak hanya pulang dengan gelar, tetapi juga dengan akhlak mulia yang membawa dampak positif bagi masyarakat.” tutup Bupati Joune Ganda.
Secara keseluruhan, jumlah calon jamaah haji dari Kabupaten Minahasa Utara tahun ini tercatat sebanyak 13 orang, mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 31 orang. Penurunan ini disebabkan oleh regulasi baru dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama yang mengatur kuota haji, sehingga memengaruhi jumlah perwakilan jemaah dari Sulawesi Utara. Jika tahun lalu kuota mencapai 700 orang, pada 2026 diperkirakan hanya sekitar 100 orang yang diberangkatkan. Acara pelepasan ini pun menjadi momen yang penuh makna, mengiringi doa dan harapan agar perjalanan spiritual para jamaah berjalan lancar dan penuh berkah.(*)
(Vera.E.Kastubi).






