MINUT, TelusurInformasiNews.id.-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda yang diwakili oleh Assisten III Pemkab Minut, Jossy Kawengian memimpin apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Pemkab Minut. Senin, (18/2/2026).
Dalam apel bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemerintah Kabupaten Minut, Asisten III Pemkab Minut, Jossy Kawengian, menyampaikan sejumlah arahan penting terkait peningkatan disiplin administrasi dan efisiensi pelaksanaan tugas di lingkungan pemerintah daerah. Arahan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari ketepatan pengiriman dokumen hingga pengoptimalan pelaksanaan tugas lapangan.
Dalam sambutannya sekaligus arahannya Jossy Kawengian membuka dengan salam dan menyapa seluruh pegawai, termasuk tenaga administrasi, pelaksana, pengawas, dan staf pengawasan. Ia kemudian menyampaikan beberapa poin utama yang perlu menjadi perhatian bersama.
Pertama, terkait administrasi pemerintah, Kawengian menyoroti masih adanya kendala dalam pengiriman dokumen permintaan DTK yang belum sesuai jadwal. Ia meminta agar jadwal waktu dipatuhi dan dokumen yang diunggah ke tautan yang disediakan diverifikasi kelayakannya. “Tolong dicek apakah dokumen sudah terkirim dan dapat dibuka. Jika ukuran file terlalu besar, harus dikompresi agar dapat diakses oleh pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya. Ia menekankan pentingnya percepatan penginputan dokumen secara lebih lancar, mengingat telah ada permintaan baru, termasuk pemeriksaan lapangan yang dijadwalkan hingga hari Minggu.
Kedua, Kawengian mengingatkan tentang pentingnya data yang terhubung dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Ia meminta agar setiap permintaan data dari pemerintah segera ditindaklanjuti, termasuk memastikan data masyarakat yang dimasukkan ke OPD telah terhubung dengan benar. “Ada perubahan indikator di OPD yang harus disesuaikan. Kita harus mampu menyiapkan dan menyampaikan data ke OPD sesuai kebutuhan,” ujarnya. Selain itu, ia menyebutkan bahwa masih ada beberapa OPD yang belum menyelesaikan laporan terkait persediaan barang, penghubungan akun, dan pendampingan, sesuai permintaan dari Badan Pengawasan.
Ketiga, Kawengian membahas pelaksanaan sidak (inspeksi mendadak). Meski selama ini sidak bersifat insidental, ke depan diharapkan dilakukan secara terproses dan sesuai aturan. “Tolong optimalkan pelaksanaannya. Jika tidak perlu, jangan dilakukan secara berlebihan,” pesannya. Ia juga mengingatkan agar pegawai menghindari aktivitas di luar kantor selama jam kerja, seperti berkunjung ke pasar atau mall, kecuali ada surat tugas dari Kepala OPD. “Jika tidak ada kegiatan penting, tetaplah fokus di tempat kerja. Kita semua adalah pengawas, termasuk bagi masyarakat,” tambahnya.
Terakhir, Kawengian menyinggung kebiasaan makan di luar selama jam kerja. Ia menyarankan agar pegawai membawa makanan dari rumah atau membungkusnya untuk dinikmati di ruangan kerja. “Hindari makan di tempat jauh. Jika ada keperluan, pastikan sesuai surat tugas,” imbaunya.
“Kedisiplinan dalam administrasi dan efisiensi waktu kerja adalah kunci mendukung kinerja pemerintah. Mari kita patuhi aturan, perbaiki sistem, dan fokus pada tugas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegas Jossy Kawengian.
Pada kesempatan tersebut, Assisten III Jossy Kawengian juga menyerahkan sertifikat Test of English as a Foreign Language (ToEFL) yang merupakan tes terstandarisasi untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris kepada 5 pegawai yang lulus
Ini Daftar Nama Pegawai Penerima ToEFL:
1. Mareska Cilia Roring, ST
2. Aldino V. Tapada, SS
3. Inggrit Henny Kissy Wolatam
4. dr. Anggreny M. Tumimomor, S-Ked
5. Sabigael S-Manua, SS
Dengan arahan yang disampaikan, diharapkan seluruh pegawai Korpri Pemkab Minut dapat meningkatkan kinerja, kedisiplinan, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas. Langkah ini diyakini akan memperkuat tata kelola pemerintah daerah serta memberikan dampak positif bagi pelayanan publik di wilayah Minut.
(Vera.E.Kastubi)






