Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPemkab Minut Terima 303 Mahasiswa KKN Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado...

Pemkab Minut Terima 303 Mahasiswa KKN Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Tahun 2025

MINUT, TelusurInformasiNews.id. -Pemerintah kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda yang diwakili oleh Assisten dua Pemkab Minut, Drs. Allan Mingkid menghadiri Kegiatan Penerimaan Mahasiswa KKN Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Tahun 2025. Bertempat di Pendopo Kantor Bupati. Rabu, (30/7/2025)

Maksud dan tujuan kegiatan Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Tahun 2025 adalah untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN ini bertujuan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat, mengidentifikasi, dan menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi.

Tujuan spesifik dari KKN IAKN Manado antara lain: Sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan pengalaman belajar baru bagi mahasiswa tentang pembangunan masyarakat dan kerja nyata pembangunan, juga untuk memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi dan kekuatan sendiri, dan mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat dan menjalin relevansi dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat,  Dr. Jeffry Mailoor, STMP Dalam Laporannya mengatakan, Kami dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,  Hadir pada kesempatan ini untuk melaporkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025  di Institut Agama Kristen Negeri Manado.

“Kegiatan KKN di Institut Agama Kristen Negeri Manado  merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang dirancang untuk menjembatani  mahasiswa dengan masyarakat, melalui perintegrasian ilmu pengetahuan dengan  realitas sosial di lapangan. Tema KKN tahun 2025 adalah “Membangun Desa Inklusi melalui Moderasi Beragama dan Ekoteologi.” Tema ini diusung sebagai dukungan terhadap Asta Protas, program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kerukunan melalui moderasi beragama dan penguatan ekoteologi. Secara umum, kegiatan ini juga mendukung Asta Cipta ke-8,  yang berfokus pada penguatan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan peningkatan toleransi antarumat beragama.  Moderasi beragama berfungsi untuk menciptakan harmoni sosial di tengah keragaman,  sementara ekoteologi menekankan tanggung jawab spiritual dalam pelestarian lingkungan. Kami berharap mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan untuk mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 bertujuan untuk:

1. Memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dalam menciptakan kerukunan dan toleransi.

2. Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.

3. Mengimplementasikan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis keadilan sosial, ekonomi, dan ekologi.

4. Membangun sinergitas antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Pelaksanaan Kegiatan KKN dilaksanakan di 19 desa, yang tersebar di 6 kecamatan.

Berikut adalah rincian desa yang terlibat:

– Desa Tontalete

– Desa Sawangan

– Desa Sampiri

– Desa Tanggari

– Desa Laikit

– Desa Pinili

– Desa Kelabat

– Desa Wasian

– Desa Lumpidas

– Desa Talawaan

– Desa Tumbohon

– Desa Patokaan

– Desa Usak

– Desa Winantim

– Desa Wangurel

– Desa Kaweruan

– Desa Kokole II

– Desa Batu

– Desa Main

Pelaksanaan KKN berlangsung dari 30 Juli hingga 29 Agustus 2025.

Kegiatan KKN diikuti oleh 303 mahasiswa dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Fakultas Teologi, dan Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan.

Pelaksanaan KKN mengacu pada metode Asset Based Community Development (ABCD)  

yang mencakup:

1. Pengenalan dan inkulturasi

2. Studi pendahuluan

3. Perencanaan program

4. Pelaksanaan  

5. Pemantauan dan evaluasi

6. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat

7. Penyebaran hasil melalui publikasi ilmiah

Bentuk Program KKN

1. Penguatan moderasi beragama

2. Implementasi ekoteologi, termasuk gerakan penanaman 3.000 bibit tanaman.

3. Pemberdayaan masyarakat

4. Kemitraan dengan pemerintah desa

Output dari kegiatan KKN ini berupa:

– Artikel tentang pengabdian kepada masyarakat

– Video dokumentasi kegiatan.

Demikian laporan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 di Institut Agama Kristen Negeri Manado,” ungkap Jeffry Mailoor

Sementara itu Sambutan Rektor Institut Agama Kristen Negeri Manado yang diwakili oleh Dr. Nelpi Jerokahan, M.Th, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan mengatakan, “Pertama-tama, kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Hal ini tidak hanya sekedar formalitas, melainkan sebuah pengakuan akan sinergitas yang telah terjalin antara pemerintah dan IAKN Manado selama ini. Sejak tahun 2022, kami telah melakukan beberapa periode Kuliah Kerja Nyata (KKN), baik bersifat lokal maupun nasional, melibatkan tujuh perguruan tinggi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah Minahasa Utara dalam mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa,” kata Nelpi Jerokahan.

Bagi kami, KKN bukanlah sekedar rutinitas akademik. Ini adalah bukti nyata sinergitas antara perguruan tinggi dan pemerintah. Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kepada IAKN Manado merupakan modal sosial, akademik, dan pedagogik yang sangat berharga. Saat ini, IAKN Manado mengelola 18 program studi pada tiga fakultas serta satu program pascasarjana. Kami juga memiliki berbagai program studi umum seperti psikologi, pariwisata, sosiologi, dan sistem informasi. Kami sedang dalam proses pendaftaran mahasiswa baru dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

Kami ingin mengumumkan tema KKN tahun 2025: “Membangun Desa Inklusif dan Ramah Lingkungan melalui Moderasi Beragama dan Ekoteknologi”. Ini bukan sekadar slogan; ini adalah manifestasi dari visi keilmuan kami yang berdampak sosial.Sebagai akademisi, kami berharap untuk menjadi mitra belajar yang dapat mengoptimalkan potensi yang ada di daerah ini. Kami juga menekankan nilai-nilai Kristiani kepada setiap mahasiswa, agar mereka menjadi duta yang membawa nama baik IAKN Manado,” ujar Nelpi Jerokahan.

 

Bupati Joune Ganda yang diwakili oleh Assisten dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs Allan Mingkid dalam sambutannya mengatakan, Pertama-tama, kami menyampaikan permohonan maaf karena Bapak Bupati tidak dapat hadir di sini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, kami menyampaikan selamat datang dan apresiasi yang tinggi kepada sivitas akademika Institut Agama Kristen Negeri Manado yang telah mempercayakan kami sebagai tempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sangat bermanfaat bagi Kabupaten Minahasa Utara.

“Program KKN telah menjadi bagian integral dari aktivitas pendidikan di perguruan tinggi, sekaligus sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Tujuan KKN adalah untuk meningkatkan rasa empati dan kesadaran mahasiswa terhadap kondisi masyarakat, serta untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” tutur Allan Mingkid.

Kami berharap mahasiswa KKN dapat memperdalam pengetahuan, penghayatan, dan pengalaman tentang pola berpikir dan bekerja lintas sektor di masyarakat Kabupaten Minahasa Utara. Selain itu, kami juga berharap KKN ini dapat menjadi sarana promosi dan branding Institut Agama Kristen Negeri Manado, sehingga masyarakat semakin banyak mengenal aktivitas institut ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, kami menyampaikan selamat datang di Kabupaten Minahasa Utara. Selamat berkarya dan pengabdian dalam tugas KKN di masyarakat Kabupaten Minahasa Utara. Kami berharap KKN ini dapat menjadi jawaban atas kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan daerah,” tutup Allan mingkid.

Dengan demikian, KKN IAKN Manado diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam memecahkan masalah-masalah sosial, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

 

 

(Vera.E.Kastubi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular