Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaProv. Sulut27 Tahun FSPMI: Konsisten Melawan Ketidakadilan, Mengorganisir Buruh, dan Menjaga Arah Perjuangan...

27 Tahun FSPMI: Konsisten Melawan Ketidakadilan, Mengorganisir Buruh, dan Menjaga Arah Perjuangan Kelas Pekerja

Sulawesi Utara, TelusurInformasiNews.id – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memasuki usia ke-27 tahun dengan semangat perjuangan yang tak pernah padam. Selama hampir tiga dekade, FSPMI berdiri tegak sebagai organisasi perjuangan kelas pekerja yang konsisten melawan penindasan, ketidakadilan, dan kebijakan yang merugikan buruh.

Ketua DPW FSPMI Sulawesi Utara, Ferdinand Lumenta, menegaskan bahwa usia 27 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti ketangguhan organisasi buruh dalam menghadapi tekanan modal, regulasi yang timpang, serta praktik ketenagakerjaan yang tidak manusiawi.

“FSPMI lahir dari perlawanan dan akan terus hidup dari perlawanan. Selama masih ada upah murah, kerja kontrak sewenang-wenang, union busting, dan pengabaian hak buruh, maka FSPMI tidak akan pernah berhenti bergerak,” tegas Ferdinand.

Ia menambahkan, FSPMI Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kesadaran politik buruh, serta memastikan serikat hadir nyata di setiap persoalan pekerja baik di pabrik, rumah sakit, sektor jasa, hingga BUMD dan BUMN.

Senada dengan itu, Sekretaris DPW FSPMI Sulawesi Utara, Sanni Lungan, menekankan bahwa peringatan Anniversary ke-27 ini harus menjadi momentum refleksi dan penguatan arah perjuangan.

“FSPMI bukan sekadar serikat administratif. Ini adalah alat perjuangan kelas pekerja. Kita tidak boleh jinak, tidak boleh diam, dan tidak boleh takut. Buruh harus sadar hak, berani bersuara, dan terorganisir,” ujar Sanni.

Menurutnya, tantangan buruh ke depan semakin kompleks mulai dari fleksibilisasi tenaga kerja, outsourcing, kriminalisasi aktivis buruh, hingga lemahnya penegakan hukum ketenagakerjaan. Oleh karena itu, FSPMI harus tetap independen, kritis terhadap kekuasaan, dan berpihak penuh pada kepentingan buruh.

Di usia ke-27 tahun, DPW FSPMI Sulawesi Utara menegaskan kembali sikapnya: berjuang bersama rakyat tertindas, menolak kebijakan anti-buruh, dan memperjuangkan kerja layak, upah layak, serta jaminan sosial yang adil.

Hidup Buruh!
Hidup FSPMI!
Bersatu, Berjuang, Menang!

TIM TIN/003

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular