Senin, Mei 18, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraTekan Inflasi, Pemkab Minut Sediakan Beras Murah SPHP di Mall Pelayanan Publik

Tekan Inflasi, Pemkab Minut Sediakan Beras Murah SPHP di Mall Pelayanan Publik

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bergerak cepat merespons tren kenaikan harga beras di pasaran dengan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Melalui Dinas Pangan, pemerintah daerah resmi mengoperasikan titik penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang berlokasi strategis di Mall Pelayanan Publik (MPP) Minahasa Utara untuk mempermudah akses warga terhadap pangan murah. Selasa, (12/5/2026)

Langkah ini diambil menyusul fluktuasi harga beras premium di pasar tradisional yang mulai meresahkan warga. Kepala Dinas Pangan Minut, Asriyadi Lalompoh, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Joune Ganda guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Asriyadi menjelaskan bahwa kehadiran stand beras SPHP ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan rumah tangga.  “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bapak Bupati Joune Ganda. Beliau sangat mencermati kondisi harga beras yang cenderung naik belakangan ini, sehingga kami diminta segera mengambil langkah antisipasi untuk menjawab kekhawatiran warga,” ujar sosok yang akrab disapa Aci Lalompoh ini saat memberikan keterangan di MPP Minut.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran dan menghindari praktik spekulan atau aksi borong, Dinas Pangan menerapkan aturan distribusi yang ketat. Masyarakat bisa mendapatkan beras kualitas unggul dengan harga Rp 58.000 per kemasan 5 kilogram**.

Adapun ketentuan pembelian yang wajib dipatuhi pengunjung adalah: Wajib menunjukkan KTP saat melakukan transaksi. Pembatasan pembelian maksimal 5 karung (25 kg) per satu KTP. Prioritas utama diberikan bagi warga yang berdomisili di Kabupaten Minahasa Utara.

Pemilihan lokasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) dinilai strategis karena memungkinkan warga menyelesaikan urusan administrasi sekaligus memenuhi kebutuhan pangan dalam satu waktu. “Kami memangkas jalur distribusi agar masyarakat mendapatkan harga yang sangat kompetitif. Ini adalah bagian dari strategi besar kami untuk menekan inflasi daerah. Kami mengajak seluruh warga Minahasa Utara untuk memanfaatkan fasilitas ini dan kami imbau untuk tetap belanja dengan bijak sesuai kebutuhan,” tutup Asriyadi.

Inisiatif penyediaan beras SPHP di pusat layanan publik ini diharapkan mampu menstabilkan harga pasar secara perlahan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Minahasa Utara dalam memenuhi kebutuhan pokok harian mereka. Dengan pengawasan ketat, pemerintah menjamin distribusi pangan murah ini akan terus dipantau agar tetap tepat sasaran.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular