MINUT, TelusurInformasiNews.id – Mesin politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mulai menunjukkan geliatnya. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) setempat bergerak cepat dengan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di JG Center. Agenda ini sekaligus menandai rampungnya restrukturisasi kepengurusan di tingkat kecamatan. Kamis, (28/5/2026).
Restrukturisasi ini menjadi langkah strategis PDIP Minut dalam memanaskan mesin partai. Melalui musyawarah tersebut, partai berlambang banteng moncong putih ini resmi menuntaskan pembentukan struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) yang baru di wilayah setempat.
Langkah ini dinilai krusial untuk mempertegas kesiapan PDIP Minut dalam mempertahankan dominasi politik dan mengamankan kembali kursi eksekutif pada kontestasi Pilkada mendatang. Ketua DPC PDIP Minut, Joune Ganda, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas soliditas para kader yang berhasil menuntaskan proses ini dengan baik.
“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan atas ditetapkannya formasi kepengurusan PAC yang baru. Ini adalah energi baru bagi gerak langkah partai ke depan,” kata Joune di hadapan ratusan kader yang memadati lokasi kegiatan.
Ia menegaskan bahwa sebagai partai dengan disiplin organisasi yang ketat, kepatuhan terhadap garis instruksi pimpinan menjadi harga mati. Menurutnya, kekuatan utama PDIP terletak pada kesatuan gerak dan asas satu komando.
“Kita berada di dalam rumah besar partai yang terpimpin. Artinya, setiap keputusan yang telah diambil oleh pimpinan tertinggi adalah amanat yang wajib kita jalankan bersama secara total dan bertanggung jawab,” tegas Joune.
Ia menambahkan, target untuk mempertahankan kemenangan mutlak di Tanah Tonsea hanya bisa tercapai jika seluruh elemen partai bergerak bersama. Semangat gotong royong sebagai ideologi dasar partai harus diimplementasikan secara nyata dalam kerja-kerja politik di lapangan, bukan sekadar slogan belaka.
Di akhir arahannya, figur yang kini menjabat sebagai Bupati Minut itu mengingatkan para pengurus yang baru dilantik agar tidak jemawa. Meski PDIP saat ini memegang tampuk kekuasaan di eksekutif Minut, para kader justru dituntut untuk semakin membumi dan merakyat.
Joune berpesan agar sekat antara struktur partai dan masyarakat akar rumput harus dikikis habis. PDIP, menurutnya, harus tetap konsisten memegang khitah asalnya sebagai pelindung rakyat kecil.
“Identitas kita adalah Partai Wong Cilik. Jangan pernah menjauh atau membangun jarak dengan masyarakat. Pengurus yang baru harus langsung turun, hadir, dan menjadi solusi di tengah-tengah persoalan yang dihadapi rakyat,” pungkas Joune.
(Vera.E.Kastubi).






