MINUT, TelusurInformasiNews.id – Semangat kepedulian dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di Pasar Airmadidi, Sabtu (10/10/2026). Di sela-sela kegiatan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si., turut berbagi berkat dengan insan pers melalui pemberian beras sebanyak 5 kilogram kepada masing-masing wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan. Sabtu, (10/10/1026)
Sebanyak 24 wartawan menerima beras masing-masing 5 kilogram dalam momen kebersamaan tersebut. Perhatian yang diberikan Novly menjadi bentuk kepedulian kepada para jurnalis yang hadir meliput kegiatan pemerintah daerah sekaligus menjalankan tugas menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pemberian beras itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban di tengah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Para wartawan yang sehari-hari bertugas mencari, mengolah, dan menyebarluaskan informasi kepada publik juga merasakan perhatian secara langsung di sela-sela aktivitas jurnalistik mereka.
Langkah berbagi tersebut menambah nuansa kebersamaan dalam kegiatan yang berfokus pada upaya menjaga keterjangkauan harga pangan. Bagi para wartawan, perhatian itu bukan hanya dinilai dari jumlah beras yang diberikan, tetapi juga dari makna kepedulian dan kebersamaan yang tercermin melalui tindakan sederhana tersebut.
Salah satu wartawan penerima beras, Iwan Suma, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekda Novly Wowiling atas perhatian yang diberikan kepada 24 wartawan yang hadir meliput kegiatan Gerakan Pangan Murah di Pasar Airmadidi.
Menurut Iwan, perhatian tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi insan pers karena wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan turut mendapat bagian dalam momen berbagi berkat tersebut.
“Sebagai wartawan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Sekda Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada kami. Di tengah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, beliau masih menyempatkan diri untuk berbagi berkat dengan 24 wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan,” ujar Iwan Suma.
Ia menegaskan, pemberian beras sebanyak 5 kilogram kepada masing-masing wartawan memiliki arti tersendiri. Menurutnya, perhatian seperti ini patut disyukuri karena wartawan juga merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kebutuhan sehari-hari.
“Bagi kami, beras lima kilogram ini sangat berarti dan tentu kami syukuri. Kami melihat ini bukan hanya soal bantuan yang diterima, tetapi juga tentang kepedulian, kebersamaan, dan perhatian kepada insan pers. Terima kasih kepada Pak Novly Wowiling yang telah berbagi kasih dengan kami. Semoga kebaikan ini membawa berkat dan hubungan baik antara pemerintah daerah dengan wartawan terus terjalin,” tambahnya.
Iwan juga berharap komunikasi dan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan insan pers dapat terus berjalan dengan baik, tetap mengedepankan profesionalisme, serta mendukung penyampaian informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat.
Sementara itu, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Airmadidi merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam merespons kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai rawit atau rica yang mengalami lonjakan harga di pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan 150 kupon bagi masyarakat dengan komoditas yang disediakan berupa 200 sak beras dan 150 kilogram cabai rawit. Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.
Sekda Novly Wowiling sebelumnya menjelaskan bahwa harga cabai rawit di pasaran berada pada kisaran Rp110.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Melalui intervensi pemerintah daerah, cabai rawit ditawarkan dengan harga Rp90.000 per kilogram sebagai upaya meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga merencanakan kelanjutan intervensi pasar hingga Desember 2026, dengan mempertimbangkan perkembangan harga dan hasil evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan program.
Selain penjualan langsung melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah tengah menyiapkan rencana kerja sama dengan pasar modern dan supermarket melalui skema subsidi harga untuk komoditas tertentu. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan intervensi sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Upaya pengendalian harga juga akan diimbangi dengan penguatan produksi melalui pengembangan kebun percontohan cabai atau *demonstration plot* (demplot), serta mendorong masyarakat melakukan penanaman cabai menggunakan polybag untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan di tengah kondisi cuaca panas.
Momen berbagi beras kepada 24 wartawan di sela-sela Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Selain menjalankan tugas jurnalistik untuk memberitakan program pemerintah, para wartawan juga menerima perhatian dari Sekda Minahasa Utara melalui pemberian beras yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kehadiran insan pers dalam kegiatan pemerintah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan, program, dan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, masyarakat dapat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk langkah pengendalian harga pangan.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers diharapkan terus terpelihara secara profesional, terbuka, dan saling menghargai.
Gerakan Pangan Murah di Pasar Airmadidi pun tidak hanya menjadi ruang pelaksanaan intervensi harga pangan, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan antara pemerintah dan wartawan yang bertugas meliput kegiatan tersebut.
(Vera E. Kastubi)






