MINUT, TelusurInformasiNews.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Minahasa Utara (Minut) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) II yang dijadwalkan berlangsung Jumat, 11 September 2026. Selasa, (8/9/2026).
Konfercab II merupakan forum permusyawaratan tertinggi PIKI di tingkat kabupaten yang menjadi momentum penting dalam mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan program kerja strategis, sekaligus menentukan arah kepemimpinan PIKI Minut ke depan.
Kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut dimantapkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PIKI Sulawesi Utara (Sulut), Panitia Pengarah (Steering Committee), serta panitia pelaksana. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah aspek teknis, di antaranya penentuan lokasi kegiatan, penyusunan materi rancangan keputusan, hingga mekanisme kepesertaan dalam Konfercab.
Sekretaris DPD PIKI Sulut, Dr. Goinpeace Tumbel, mengatakan Konfercab II PIKI Minut memiliki arti strategis bagi keberlanjutan organisasi, terutama dalam merumuskan program-program yang mampu menjawab kebutuhan organisasi dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap rekam jejak PIKI Minut di bawah kepemimpinan Joune Ganda, yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara. Goinpeace berharap kepengurusan yang nantinya terbentuk dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kontribusi PIKI bagi daerah.
“Sejak awal berdiri, visi besar PIKI adalah memperjuangkan gagasan dan pemikiran kaum intelektual. Ukuran intelektual di sini tidak sebatas gelar akademis, tetapi pada karya, inovasi, serta pemikiran yang memberi pengabdian nyata bagi bangsa, negara, dan gereja,” ujar Goinpeace.
Menurutnya, keberadaan PIKI tidak hanya diarahkan pada aspek intelektualitas dalam pengertian akademik, tetapi juga bagaimana kaum intelektual mampu menghasilkan karya, inovasi dan pemikiran yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat, bangsa, negara dan gereja.
Di sisi lain, DPD PIKI Sulut saat ini juga terus mempercepat proses konsolidasi organisasi di tingkat provinsi. Dari total 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, masih terdapat lima daerah yang kepengurusannya sedang dipacu untuk segera terbentuk.
Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju Konferensi Daerah (Konferda) PIKI Sulut yang ditargetkan berlangsung pada akhir Oktober atau awal November 2026.
Konferda tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait, yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Konfercab II PIKI Minut, Selfran, memastikan seluruh jajaran panitia telah siap menjalankan agenda organisasi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai arahan teknis dari DPD PIKI Sulut maupun Panitia Pengarah. Persiapan menyangkut lokasi kegiatan hingga dokumen persidangan juga disebut telah diselesaikan.
“Kami sudah menerima arahan teknis dari DPD dan Panitia Pengarah. Persiapan lokasi hingga dokumen persidangan sudah rampung. Forum ini terbuka bagi para intelektual yang ingin berkontribusi, dan pada prinsipnya panitia siap melaksanakan Konfercab II,” tegas Selfran.
Dengan semakin matangnya persiapan tersebut, Konfercab II PIKI Minahasa Utara diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian atau penetapan kepengurusan, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan program kerja yang semakin memperkuat peran kaum intelektual Kristen dalam memberikan pengabdian nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
(Vera.E.Kastubi).






