MINUT, TelusurInformasiNews.id.-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha Katuuk menghadiri pelaksanaan panen perdana padi di Desa Winetin kecamatan Talawaan. Kegiatan ini merupakan hasil dari program ketahanan pangan yang digerakkan melalui alokasi Dana Desa sebesar 20% tahun anggaran 2025. Rabu, (12/11/2025)

Panen perdana ini menandai keberhasilan masyarakat Desa Winetin dalam mengubah lahan yang dulunya hanya dipenuhi rumput menjadi sumber makanan. Ini merupakan langkah nyata menuju kemandirian pangan sesuai dengan arahan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hukum Tua Desa Winetin, Sigarlaki Kandou, menyatakan bahwa hasil panen ini merupakan bukti kerja keras masyarakat dan dukungan pemerintah desa. “Kami tidak ingin hanya bergantung pada bantuan, tapi berusaha menghasilkan sendiri,” ujarnya saat memotong rumpun padi pertama.
Lebih lanjut, Sigarlaki Kandou juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung yang telah memberikan dukungan berupa penyediaan alat pertanian, benih, serta pupuk. Tanpa dukungan tersebut, kegiatan panen ini mungkin tidak akan terwujud.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha Katuuk, hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi terhadap capaian yang diraih oleh Desa Winetin. Menurutnya, ini adalah indikasi bahwa program Dana Desa mampu dilaksanakan dengan baik bila dikelola secara efektif. “Kami berharap kegiatan ini tidak terbatas pada tahun 2025 saja, tetapi berlanjut hingga 2026 dan seterusnya,” ungkap Bertha. Ia juga mendorong pemerintah desa untuk mengaktifkan kembali kelompok-kelompok tani sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayah Minahasa Utara.
Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri oleh Danramil 1310-04 Dimembe Kapten Stenly Andaria, perwakilan Kecamatan Talawaan, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat lainnya.
Dengan kolaborasi yang erat antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten, diharapkan program ketahanan pangan terus berkembang dan memberi manfaat bagi seluruh warga Minahasa Utara. Keberhasilan ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga semangat untuk memperkuat kemandirian pangan demi kesejahteraan masyarakat ke depan.(*)
(Vera.E.Kastubi).






