Minggu, Juli 26, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraNobar Final Piala Dunia 2026 Ditutup Meriah, Bupat Joune Ganda: Sepak Bola...

Nobar Final Piala Dunia 2026 Ditutup Meriah, Bupat Joune Ganda: Sepak Bola Satukan Perbedaan.

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara resmi menutup rangkaian kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dengan menggelar nobar partai final antara Spanyol melawan Argentina di JG Center. Kemenangan Spanyol dengan skor tipis 1-0 sekaligus menjadi penutup seluruh agenda nobar yang telah berlangsung selama turnamen. Senin, (20/7/2026).

Sejak bergulirnya Piala Dunia 2026, Pemkab Minahasa Utara secara konsisten menghadirkan kegiatan nobar di berbagai lokasi sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bupati, kantor-kantor kecamatan, hingga desa dan kelurahan, serta mendapat sambutan antusias dari warga.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mengatakan pelaksanaan nobar bukan sekadar menghadirkan tontonan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun rasa kebersamaan, kekompakan, dan sukacita di tengah masyarakat.

“Kami memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi masyarakat Minahasa Utara. Antusiasme masyarakat sejak awal hingga pertandingan final sangat luar biasa,” ujar Bupati Joune Ganda usai mengikuti nobar final.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan nobar membuktikan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menjadi pemersatu di tengah berbagai perbedaan.

“Kita boleh berbeda pilihan tim, tetapi perbedaan itu tidak memisahkan kita. Kebersamaan dan kebahagiaan itulah yang menyatukan kita,” tutur Bupati Joune.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri atas dukungan dan arahannya kepada pemerintah daerah sehingga kegiatan nobar bersama masyarakat dapat terlaksana dengan baik selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara yang telah berpartisipasi dan memeriahkan setiap pelaksanaan nobar, mulai dari fase awal turnamen hingga laga puncak.

“Terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri atas dukungan dan arahannya, serta kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara yang telah hadir dan memeriahkan setiap pelaksanaan nobar hingga pertandingan final,” ungkap Bupati Joune Ganda.

Menanggapi jalannya laga final antara Argentina dan Spanyol, Joune Ganda menilai kemenangan Spanyol merupakan hasil yang pantas diraih berdasarkan kualitas permainan yang ditampilkan sepanjang pertandingan.

“Permainan Spanyol sangat baik. Penguasaan bola, teknik, serta organisasi permainan mereka menunjukkan kualitas sebagai tim juara. Bahkan seharusnya mereka bisa mencetak lebih banyak gol, namun kemenangan 1-0 sudah cukup membuktikan bahwa Spanyol layak menyandang gelar juara dunia,” jelasnya.

Kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 di JG Center berlangsung meriah dan penuh semangat. Acara tersebut dihadiri oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Minahasa Utara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan masyarakat yang datang memberikan dukungan kepada tim favorit mereka, baik Argentina maupun Spanyol.

Dengan berakhirnya laga final tersebut, rangkaian nobar Piala Dunia 2026 yang digagas Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara resmi ditutup. Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga meninggalkan semangat persatuan, kebersamaan, dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat yang diharapkan terus terpelihara dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di masa mendatang.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular