MINUT, TelusurInformasiNews.id. -Persoalan limbah yang dihadapi oleh PT Kether Coco Bio (PT KCB) yang ada di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara akhirnya menemukan titik terang. Hasil pertemuan antara perusahaan dan masyarakat setempat menunjukkan komitmen positif dari kedua belah pihak untuk menyelesaikan keluhan yang selama ini ada. Jumat, (8/8/2025)

Dalam pertemuan tersebut, yang dipimpin oleh Camat Kema Daniel Komenaung, PT KCB diwakili oleh kuasa hukum Albert Vicky Lontung, SH dan HRD Angelica Deiby. Masyarakat menyampaikan keluhan terkait pengelolaan limbah yang dinilai mengganggu kenyamanan hidup mereka. Meski hasil uji limbah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sesuai standar operasional prosedur (SOP), PT KCB tetap membuka ruang untuk dialog demi meningkatkan hubungan dengan masyarakat.
Camat Komenaung mengapresiasi langkah perusahaan yang mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang baik untuk mencari solusi bersama. “Kami tidak ingin mencari keuntungan dari perusahaan; kami hanya ingin data karyawan untuk tanggung jawab pemerintah dalam wilayah kami,” ujarnya.
HRD Angelica Deiby juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berbenah. “Kami berterima kasih kepada masyarakat atas saran dan keluhan yang disampaikan. Semua akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tambahnya. Dia menekankan pentingnya transparansi dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kejanggalan yang mungkin masih ada.
Dalam hal tenaga kerja, Deiby menjelaskan bahwa saat ini 80% karyawan merupakan penduduk lokal dari jumlah total 117 orang, meski ada juga beberapa pekerja asing yang tidak menetap. Yang menarik, perusahaan akan segera membuka lowongan baru mengingat proses pembangunan masih berjalan.
Hukum Tua desa Tontalete, Yustus Watuna, juga merespon positif pertemuan ini. Ia berharap perusahaan bisa segera memberikan data dan izin yang diperlukan. “Kami sangat puas dengan komunikasi yang terjalin baik ini,” ungkapnya.
Warga setempat, Vikram Tuahuns, mengapresiasi sikap proaktif PT KCB yang menunjukkan kepedulian terhadap keluhan masyarakat. “Semoga kedepan perusahaan semakin lebih baik,” harapnya.
Kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan hubungan harmonis antara PT KCB dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, semua pihak optimis bahwa permasalahan limbah akan dapat teratasi dengan baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
(Vera.E.Kastubi)






