Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraInisiatif Baru Ketahanan Pangan Di Kabupaten Minahasa Utara

Inisiatif Baru Ketahanan Pangan Di Kabupaten Minahasa Utara

MINUT, TelusurInformasiNews.id. -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda yang diwakili oleh Assisten II Pemkab Minut Allan Mingkid menghadiri Acara Penanaman Padi dalam rangka ketahanan Pangan Kec. Kema di Desa Tontalete. Selasa, (26/8/2028).

Di tengah maraknya perdebatan mengenai ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengambil langkah konkret. Dengan mengimplementasikan program nasional, mereka menargetkan penanaman padi seluas 5.000 hektar hingga tahun 2025.

Salah satu desa yang menjadi contoh adalah Desa Tontalete di Kecamatan Kema. Desa ini memanfaatkan alokasi Dana Desa (ADD) Tahap 1 sebesar Rp37 juta untuk menanam padi di lahan seluas 2,5 hektar.

Acara peluncuran penanaman perdana ini diselenggarakan oleh pemerintah Desa Tontalete dan dihadiri oleh Asisten 2, Allan Mingkid, yang mewakili Bupati Joune J.E. Ganda beserta jajaran, perwakilan Forkopimda, Camat, dan hukum tua se-Kecamatan Kema.

Allan Mingkid, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Minahasa Utara, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Desa Tontalete. “Dana desa ini akan digunakan untuk budidaya padi sawah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa padi yang ditanam nantinya akan dikelola oleh Kelompok Tani Desa Tontalete dan dijual melalui Koperasi Merah Putih. “Setelah panen, hasilnya akan kita jual dengan harga khusus bagi warga ber-KTP Tontalete,” jelas Allan.

Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat setempat dapat membeli hasil panen dengan harga terjangkau.

Allan Mingkid juga membagikan informasi positif terkait perkembangan program ini. “Per akhir Juni, yang dilaporkan pada bulan Juli, kami telah mencapai penyebaran 3.100 hektar, ditambah dengan padi ladang hampir 657 hektar,” katanya. Dengan adanya penanaman di Desa Tontalete dan desa-desa lainnya, ia optimis pencapaian target 5.000 hektar dapat direalisasikan. “Aktivitas ini akan berkontribusi terhadap pencapaian target kami,” tambahnya.

Dia juga mencatat bahwa program ini adalah manifestasi kolaboratif antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan. Dalam konteks tema “Manfaatkan Sejengkal Tanah Pun Untuk Budidaya Pangan,” pemerintah terus mendorong partisipasi aktif setiap warga dalam upaya swasembada pangan.

Sementara itu, Pj. Hukumtua Desa Tontalete, Justus Watuna, menyatakan dukungan penuh. “Pemerintah desa sangat mendukung program ini. Saya bahkan mendorong para pemuda yang belum bekerja untuk mencoba pertanian. Petani itu manajemen sendiri,” ujar Justus. Dia percaya bahwa profesi petani menjanjikan, dan pemerintah desa siap memberikan bantuan dalam hal bibit dan pupuk.

Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat demi masa depan yang lebih baik.

 

(*Vera.E.Kastubi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular