JAKARTA, TelusurInformasiNews.id – Menjelang Pelantikan, sebanyak 481 kepala daerah beserta wakilnya menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari Minggu hingga Senin, (16-17 Februari 2025).
Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan, pemeriksaan kesehatan yang 481 kepala daerah terpilih jalani sebenarnya berlangsung pada hari Sabtu, 15 Februari 2025. Namun karena padatnya jadwal kepala daerah, Kemendagri akhirnya menundanya.
Kemudian, sambungnya, pemeriksaan kesehatan kepala daerah terpilih berlangsung pada Minggu (16/2/2025) dan Senin (17/2/2025).
“Menyesuaikan dengan jadwal kepala daerah yang hari ini padat dan banyak yang masih di daerah. Jadi ditunda besok dan senin,” ujarnya.
Penundaan pemeriksaan kesehatan tersebut juga tertuang dalam surat radiogram Kemendagri (RDG) Nomor 100.2.1.3/698/SJ.
Berdasarkan surat Radiogram Kemendagri (RDG) Nomor 100.2.1.3/644/SJ, pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu langkah wajib kepala daerah menjelang pelantikan pada 20 Februari 2025.
“Kepala daerah (KDH) dan Wakil Kepala Daerah (WKDH) terpilih wajib melakukan registrasi kehadiran dan pemeriksaan kesehatan pada Minggu dan Senin, tanggal 16-17 Februari 2025 pukul 08.00 sampai 15.00 WIB dalam tiga sesi,” ujar Bima Arya.
Sedangkan pada hari ini Senin, 17 Februari sekitar 242 kepala daerah terpilih beserta wakilnya menjalani pemeriksaan kesehatan, Hari ke-2 Sesi ke-2, pukul 10 – 12 WIB.
Di antaranya daerah Sulawesi Utara, Gubernur-Wakil Gubernur Sulawesi Utara,Mayjen TNI (PURN) Yulius Selvanus, SE. dan DR Johanes Victor Mailangkay, SH, MH. Beserta Bupati dan Wakil bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. dan Kevin William Lotulung, SH, MH.
Selain Daerah Sulawesi Utara yang juga masuk dalam pemeriksaan daftar Kesehatan hari ini ada daerah Kalimatan Timur, Kalimantan Utara, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi selatan
Wamendagri menyebut pemeriksaan kesehatan ini meliputi tekanan darah, tensi, kolestrol, asam urat dan lain sebagainya.
“Nanti di sana ada tim medis. Tim medis yang akan memeriksa kesehatan, tekanan darah, tensi, kolestrol, asam urat dan sebagainya. Hal-hal yang mendasar sifatnya,” ungkap Bima Arya.Â
Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, kepala daerah terpilih juga akan menjalani gladi kotor pelantikan di Istana Negara pada Selasa, 18 Februari 2025 besok, dan hari Rabu, 19 Februari 2025 menjalani gladi bersih.
Pemeriksaan kesehatan kepala daerah yang baru terpilih ini merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas pemimpin yang akan menjabat. Melalui proses ini, diharapkan kepala daerah siap untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik demi kepentingan masyarakat
(TIM-TIN).






