Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraDewan Pendidikan Minut 2026-2031 Resmi Dilantik, Sekda Novly: Perkuat Kolaborasi untuk Dongkrak...

Dewan Pendidikan Minut 2026-2031 Resmi Dilantik, Sekda Novly: Perkuat Kolaborasi untuk Dongkrak Mutu Pendidikan

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara resmi melantik Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara periode 2026-2031. Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Minahasa Utara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Senin, (5/10/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si., yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara Dr. Evelyn Sisilia Luntungan, S.IP., M.A.P.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Staf Ahli, Asisten III, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan serta jajaran terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Novly Wowiling membacakan sambutan Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda. Bupati menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung lantaran sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

Atas nama Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Sekda menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan yang baru dilantik.

“Selamat kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan yang baru dilantik. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah bersedia menerima tanggung jawab ini,” ujar Novly saat membacakan sambutan Bupati.

Anggota Dewan Pendidikan yang dilantik antara lain Dr. Joubert Maramis, SE, MSi, CWM, Dr. Bobby Hamenda, Perdeta, Ivone Lombogia, STh, dan Decky Wagey, S.PT., MSi, Dr. Gerald Tamuntuan, S.Si, M,Si.

Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekda menilai komposisi Dewan Pendidikan periode 2026-2031 memiliki kekuatan tersendiri karena diisi oleh orang-orang dengan latar belakang pengalaman, pengetahuan dan kapasitas yang beragam, termasuk kalangan akademisi dan praktisi pendidikan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Minahasa Utara. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius adalah rapor pendidikan Kabupaten Minahasa Utara yang masih perlu didorong agar menjadi lebih baik.

“Ini sebuah fenomena dan sebuah kenyataan, tetapi celah ini tentu akan dibenahi bersama, baik oleh anggota Dewan Pendidikan maupun instansi teknis yang tugas pokok dan fungsinya bergerak di bidang pendidikan, khususnya Dinas Pendidikan,” tutur Sekda Wowiling.

Bupati juga menyinggung potensi sumber daya manusia dan lingkungan pendidikan yang dimiliki Minahasa Utara. Di daerah ini terdapat universitas, meskipun berstatus swasta, serta terdapat sekolah internasional pada tingkat SMA.

Selain itu, Minahasa Utara juga memiliki banyak sumber daya manusia dari kalangan akademik yang memiliki pengalaman dan kapasitas, termasuk mereka yang pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Negeri Manado (Unima).

Kondisi tersebut, menurut Bupati, harus menjadi kekuatan bersama untuk mendorong dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa Utara agar lebih maju ke depan.

Secara khusus, pemerintah daerah memiliki kewenangan pada pendidikan tingkat SD dan SMP, sementara untuk jenjang SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Karena itu, Bupati berharap Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara dapat bersama-sama memikirkan secara serius berbagai persoalan pendidikan sekaligus mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Dewan Pendidikan juga diharapkan dapat menjadi jembatan dialog, membuka peluang kolaborasi serta menjadi sumber pemikiran konstruktif antara pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, dunia industri, orang tua dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Bupati melalui Sekda mendorong anggota Dewan Pendidikan untuk terus membangun komunikasi yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Meski secara kelembagaan sebagian besar anggota Dewan Pendidikan berasal dari unsur eksternal pemerintah, mereka merupakan praktisi dan memiliki pengalaman di dunia pendidikan. Dengan kekuatan tersebut, kolaborasi yang dibangun diharapkan mampu memberikan jawaban terhadap persoalan pendidikan di Minahasa Utara, termasuk dalam meningkatkan rapor pendidikan daerah.

“Dengan titik kolaborasi yang cukup kuat, ini diharapkan dapat menjawab persoalan di Kabupaten Minahasa Utara terkait dengan rapor pendidikan,” kata Sekda Wowiling.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga memandang bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Kondisi ekonomi, jarak geografis, keterbatasan fasilitas maupun faktor sosial lainnya tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Minahasa Utara untuk mengembangkan potensi diri.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan harus dipandang sebagai sebuah investasi. Jika orang tua memiliki pemahaman bahwa pendidikan merupakan investasi bagi masa depan anak, maka pengorbanan yang diberikan untuk pendidikan tidak lagi dipandang sebagai sebuah pemaksaan.

Di sisi lain, fasilitas dan sumber pendidikan tidak hanya terbatas pada pendidikan formal. Saat ini tersedia berbagai sumber pendidikan eksternal yang semakin terbuka, termasuk pendidikan melalui platform virtual yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak, termasuk bagi anak-anak di Kabupaten Minahasa Utara.

Bupati Joune Ganda berharap Dewan Pendidikan periode 2026-2031 dapat melahirkan gagasan-gagasan yang progresif dan relevan dengan kebutuhan Kabupaten Minahasa Utara.

Pendidikan, kata dia, tidak boleh hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mencari pekerjaan. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang dapat menciptakan peluang, melahirkan inovasi, membangun masyarakat serta menjadi pemimpin masa depan.

Kepada seluruh anggota Dewan Pendidikan yang baru dilantik, Bupati menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab.

Karena itu, pengalaman, pengetahuan, jejaring dan kapasitas yang dimiliki diharapkan dapat digunakan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa Utara.

Bupati juga menilai komposisi Dewan Pendidikan saat ini cukup lengkap karena terdapat keterwakilan dari unsur politik, tokoh agama dan dunia akademik.

“Membangun pendidikan bukan hanya dilihat dari satu kekuatan atau satu sumber kekuatan saja, tetapi perlu penguatan dari semua unsur. Unsur-unsur itu terwakili secara kuat di dalam anggota Dewan Pendidikan pada saat ini,” demikian pesan Bupati yang dibacakan Sekda.

Dalam waktu dekat, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara akan menghadapi tugas berkaitan dengan proses penentuan kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang sementara dipersiapkan.

Kontribusi awal yang diharapkan adalah ikut mendorong lahirnya kepala-kepala sekolah yang memiliki integritas dan berbasis kualitas.

Hal tersebut dinilai penting untuk menjawab persoalan pendidikan yang telah disampaikan sebelumnya, terutama dalam mendorong agar rapor pendidikan Kabupaten Minahasa Utara dapat mengalami peningkatan.

“Jadikan periode 2026-2031 sebagai sebuah fase penting untuk memperkuat fondasi pendidikan Minahasa Utara. Mari kita hadirkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, berkarakter dan berorientasi pada masa depan,” tegas Bupati Joune Ganda melalui sambutan yang dibacakan Sekda Novly Wowiling.

Ia juga berharap seluruh anggota Dewan Pendidikan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus membangun sinergi dengan pemerintah, sekolah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dunia industri dan seluruh pemangku kepentingan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Joune Ganda menyampaikan ucapan selamat bekerja dan selamat mengemban amanah kepada Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara periode 2026-2031.

Ia berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan dan penyertaan dalam setiap pengabdian yang dilakukan untuk kemajuan pendidikan di daerah.

“Pendidikan hari ini adalah pendidikan untuk menetapkan fondasi Minahasa Utara di masa depan. Tuhan Yang Maha Kuasa menolong kita semua,” demikian pesan Bupati.

Pelantikan Dewan Pendidikan periode 2026-2031 pun diharapkan menjadi awal penguatan sinergi seluruh elemen pendidikan, sehingga berbagai tantangan yang masih dihadapi dapat diatasi secara bersama demi terwujudnya pendidikan Minahasa Utara yang lebih bermutu, berkeadilan dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular