MINUT, TelusurInformasiNews.id -Pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Minahasa Utara masa khidmat 2024-2029. Sebagai langkah awal menuju masyarakat madani yang lebih baik. Bertempat di Ballroom Sutan Raja Hotel. Sabtu, (5/7/2025).

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustadz. Junadi Hamzah AMD.
Maksud dan tujuan diadakannya pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Minahasa Utara adalah: Mewujudkan masyarakat madani yang lebih baik, juga untuk revitalisasi peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat juga untuk meningkatkan peran masjid dalam membangun masyarakat yang madani dan berakhlak mulia dan menjadi wadah yang efektif bagi umat Islam di Kabupaten Minahasa Utara untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial.

Ketua Panitia SERKA (Purn) Warno J.M Detuage. dalam laporannya mengatakan, “Pada pagi hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan kegiatan pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bina Sentara masa hikmah 2024-2025. Dewan Masjid Indonesia (DMI) memiliki peran yang sangat vital dalam memakmurkan dan memberdayakan masjid sebagai pusat ibadah dan pengembangan umat di Kabupaten Bina Sentara. Masjid-masjid kita memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara profesional agar dapat menghadapi tantangan yang ada dengan meningkatkan kualitas pengelolaan,” jelas Warno Detuage.

Oleh karena itu, pelantikan kepengurusan DMI Kabupaten Bina Sentara ini menjadi sangat penting. Ini merupakan momentum untuk mengkoordinasikan seluruh potensi masjid, menyelaraskan visi, serta merumuskan program kerja yang sinergis. Pelantikan ini juga menegaskan komitmen Dewan Masjid Indonesia dalam membangun kemanusiaan dan kolaborasi di masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya era baru bagi kekuatan peran masjid sebagai tempat ibadah dan pusat sosial spiritual di Kabupaten Bina Sentara, demi terciptanya masyarakat yang religius, berkarakter, dan sejahtera. Sedangkan Tema kegiatan ini adalah “Revitalisasi Qur’an Masjid: Mewujudkan Masyarakat Madani Bersama DMI Kabupaten Bina Sentara”.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyusun dan mengesahkan struktur kepengurusan DMI Kabupaten Bina Sentara yang akan menjalankan program-program kerja ke depannya, juga untuk memastikan kelangsungan dan kepastian hukum dalam pengurusan, maka perlu disahkan dengan sebuah surat keputusan sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga DMI. Kami berharap pelantikan ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan organisasi dan masyarakat. Mari kita bersinergi untuk mengimplementasikan program kerja ke depan demi tercapainya tujuan bersama. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan kepada kita semua,” ucap Warno Detuage
Acara dilanjutkan dengan Pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Minahasa Utara masa khidmat 2024-2029, dan Pengurus DMI Kecamatan. Berdasarkan SK-1Nomor: 67/SK/PW/DMI SULUT/XII/2024. Sedangkan jumlah yang dilantik berjumlah 50 anggota Pengurus DMI Minahasa Utara.

Sementara itu Ketua Pimpinan daerah DMI Minahasa daerah Azhar.SE. dalam sambutannya mengatakan, “Hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan pelantikan pengurus DMI di sana dan semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi kita semua. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan acara ini. Ini adalah momen yang sudah lama ditunggu, sejak bulan November tahun lalu, dan hari ini kita bisa berkumpul dalam kesyukuran untuk menjalankan amanah ini,” ujar Azhar

Pengurus DMI yang baru dilantik diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, sebagai wadah yang mengabdi kepada umat dan bangsa, khususnya dalam menyebarluaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Mengabdi bukanlah untuk mencari suatu imbalan, tetapi untuk memberikan yang terbaik bagi komunitas dan masyarakat sekitar kita. Mari kita bersama-sama menjaga kesatuan dan kerukunan dalam organisasi ini. Ingat, tujuan dari DMI adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masjid dan jemaah serta mendekatkan diri kepada Allah dan sesama manusia.
“Saya mengingatkan kepada pengurus bahwa kita harus bersikap bijaksana dalam menghadapi berbagai masalah. Misalnya, jika ada usulan pembangunan masjid atau program lain, kita perlu berdiskusi secara baik dan tidak berkonfrontasi. Dialog yang santun akan lebih membawa hasil yang memuaskan bagi semua pihak. Kami siap untuk berdiskusi dan memberikan dukungan bagi keberlanjutan masjid dan kegiatan keagamaan lainnya. Mari kita tampil sebagai penyejuk solusi dan teladan bagi masyarakat, agar tujuan mulia dari DMI dapat tercapai,” tutur Azhar.

Pelantikan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi DMI Minahasa Utara untuk mewujudkan masyarakat madani yang lebih baik, dengan revitalisasi peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Sementara ketua Pimpinan Wilayah DMI Sulawesi Utara Drs.Hi.Ramli Makatungkang, M.HI. dalam sambutannya mengatakan, “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul bersama untuk membahas kepentingan umat di sekitar kita. Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan kita di jalan yang diridhoi-Nya. Saya juga menghargai kontribusi dari semua elemen, termasuk Ormas dan masyarakat dalam mendukung kegiatan DMI. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan mengenai pentingnya masjid sebagai pusat ibadah dan perdamaian. Allah berfirman bahwa Orang yang beriman kepada Allah SWT, Orang yang senantiasa mendirikan sholat dan Orang yang memberikan infak saat sholat. Ketiga poin tersebut menunjukkan bahwa kita tidak perlu takut kepada siapa pun, kecuali kepada Allah SWT. Inilah prinsip yang harus kita pegang teguh dalam pengelolaan masjid,” ucap Ramli.

Saat ini, kami mencatat ada sekitar 68 masjid yang butuh perhatian khusus. Oleh karena itu, saya berharap agar program dokumen legalitas masjid dapat segera direalisasikan. Ini penting untuk memastikan bahwa tempat ibadah kita telah sah secara hukum dan tidak ada konflik di kemudian hari. Izinkan saya berbagi sedikit pengalaman terkait pendirian masjid. Terdapat beberapa masjid yang hingga kini belum memiliki dokumen legalitas, meskipun sudah ada sejak lama. Hal ini menyebabkan masalah, terutama ketika seiring waktu pemilik tanah mengajukan klaim atas tanah tersebut.

“Kita tidak ingin ibadah kita tertolak hanya karena ketidakjelasan status tanah masjid. Oleh karena itu, saya mendorong pengurus masjid untuk segera menyelesaikan legalitas dokumen, seperti surat hibah atau wakaf dan sertifikat tanah. Pastikan semuanya jelas sehingga kita dapat melanjutkan ibadah dengan tenang. Akhir kata, saya berharap dukungan semua pihak agar kita bisa bersama-sama membawa majelis ini semakin baik, dengan berupaya memperbaiki dan memfasilitasi masjid-masjid kita. Semoga Allah SWT selalu memberkati kita dalam setiap langkah dan usaha kita,” tutup Ramli

Dengan dilantiknya kepengurusan DMI Minahasa Utara, diharapkan peran masjid dapat lebih optimal dalam membangun masyarakat yang madani dan berakhlak mulia. Semoga DMI Minahasa Utara dapat menjadi wadah yang efektif bagi umat Islam di Kabupaten Minahasa Utara untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial.

Dengan demikian, pelantikan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Utara dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat.

Turut hadir dalam acara pelantikan: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tentang Usaha, Bapak Effendi Ghani S.H.I.M.H. Dandim 1310 Bitung-minut diwakili oleh Kepala Seksi Teritorial Kapten Zeni Robi Wicakson, Polres Minut, Pimpinan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Andres Haji Ramli Makatungkan, M.H.I. berserta seluruh pengurus, para Ketua Ormas Islam Sekabupaten Minahasa Utara, Ketua MUI Minahasa Utara, Ketua PCNU Minahasa Utara, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Minahasa Utara, Ketua Serikat Islam Minahasa Utara, Ketua BKMT BMI Kabupaten Minahasa Utara, Ketua BKMT Minahasa Utara, Ketua Komda Al-Hilal Minahasa Utara, Ketua FKUB, Ketua BKSUA, dan para Ketua Badan Takbir dan Imam Sekabupaten Minahasa Utara. Seluruh pengurus pimpinan daerah dan pimpinan cabang Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Minahasa Utara.
(Vera.E.Kastubi)






