MINUT, TelusurInformasiNews.id – Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara, menghadiri ibadah penghiburan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas berpulangnya Almarhum Berty Boy Dondokambey, S.Pd. Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah menjadi wujud empati dan kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka. Jumat, (17/7/2026)
Almarhum Berty Boy Dondokambey, S.Pd., dari keluarga Dondokambey–Bakker, dikenal sebagai sosok ayah yang penuh kasih. Ia merupakan ayah tercinta dari Agustinus Widruma Dondokambey, SSTP., M.A.P., Purna Praja Angkatan XX sekaligus Camat Kalawat, serta Kristilia Mariska Palendeng, S.STP., Purna Praja Angkatan XXI.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda bersama jajaran Pemkab Minahasa Utara menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar Dondokambey–Bakker. Kehadiran pemerintah daerah di tengah keluarga yang berduka menjadi bentuk dukungan moril sekaligus ungkapan rasa simpati atas kehilangan sosok yang dicintai.
Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa, “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Berty Boy Dondokambey, S.Pd,” ujar Bupati Joune.
Lanjutnya, “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menghadapi masa-masa duka ini. Kiranya seluruh pengabdian dan kebaikan almarhum semasa hidup menjadi kenangan indah yang selalu dikenang oleh keluarga,” tutur Bupati Joune Ganda.
Suasana ibadah penghiburan berlangsung dengan penuh khidmat. Keluarga, kerabat, sahabat, serta para pelayat tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
Melalui kehadiran Bupati Joune Ganda beserta jajaran Pemkab Minahasa Utara, pemerintah daerah kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana sukacita maupun duka. Kehadiran tersebut diharapkan menjadi penguatan bagi keluarga Dondokambey–Bakker agar tetap tabah dan terus memperoleh penghiburan dalam menghadapi kehilangan orang yang mereka kasihi.
(Vera.E.Kastubi).






