MINUT, TelusurInformasiNews.id. -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung mengadakan Launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Minahasa Utara di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Minahasa Utara. Jumat, (15/8/2025)

Acara dibuka dengan Ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Pdt. derby tarore MTH.
Assisten tiga Pemkab minut, Drs. Jossy Kawengian dalam Laporannya menyampaikan, “Dasar Hukum:
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

2. Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik
3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 92 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik
4. Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengawasan Perizinan Berusaha

Latar Belakang: Mall Pelayanan Publik Kabupaten Minahasa Utara dibentuk pada awal tahun 2024 untuk meningkatkan kualitas, kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan publik bagi masyarakat.

Jumlah Pengunjung: 7.425 pengunjung di lokasi atrium, kantor Bupati Minahasa Utara
 Jumlah masyarakat yang terlayani pada hari ini:
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil: 35 pengunjung
– Dinas Penanaman Modal dan PTSP: 15 pengunjung
– BPJS Kesehatan: 41 pengunjung
– Ketenagakerjaan: 5 pengunjung
– Total Pengunjung Hari Ini: 96 orang

Pembangunan Gedung Baru: Sumber Anggaran: Dana Alokasi Umum Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2025
– Nilai Kontrak: Rp4.124.784.090
– Waktu Pelaksanaan: 180 hari kalender
– Kontraktor: PT. Fever Indah Jaya
Fasilitas Mall Pelayanan Publik: – Coffee shop, minimarket, ATM galeri, puja sera
– Ruang laktasi, ruang pelayanan khusus, free wifi, kit corner, pojok membaca, musola, ruang rapat, dan pelayanan mandiri,” Jelas Kawengian.
Sementara itu Bupati Joune Ganda dalam sambutanya mengatakan, “Saya tidak akan banyak menyampaikan penjelasan tentang Mall Pelayanan Publik ini karena sudah dijelaskan cukup rinci dalam laporan. Pada intinya, kami pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mall Pelayanan Publik ini memang kita jadikan tempat untuk bisa meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat. Dari hanya 15 loket yang disiapkan di mall pelayanan publik yang pertama kali kita launching pada 15 Januari 2024, kini kita telah memiliki 28 loket pelayanan,” ujar Bupati Joune.

Saya sangat yakin bahwa Mall Pelayanan Publik ini merupakan salah satu yang terbaik di daerah-daerah yang memiliki PAD besar. Kami juga menerapkan metode-metode pelayanan yang lebih terukur, seperti first in first out, sehingga masyarakat dapat merasa lebih nyaman dan terlayani dengan baik. Mall Pelayanan Publik ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti e-market, cafe, ruang bermain anak, ruang ibu menyusui, dan fasilitas untuk disabilitas. Kami berharap bahwa Mall Pelayanan Publik ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga berharap bahwa Mall Pelayanan Publik ini dapat segera menjadi Mall Pelayanan Publik digital, sebagai bagian dari program nasional. Kami siap untuk diupgrade dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih kepada teman-teman dari pimpinan DPRD yang telah hadir dan menunjukkan komitmen untuk mendukung setiap program-program yang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Bupati Joune Ganda.

Dengan adanya MPP ini, Pemkab Minahasa Utara berharap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi contoh bagi daerah lain. Bupati Joune Ganda juga berharap bahwa MPP ini dapat segera menjadi Mall Pelayanan Publik digital, sebagai bagian dari program nasional.
(Vera.E.Kastubi)







