MINUT, TelusurInformasiNews.id -Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Salah satu aparatur sipil negara (ASN) senior, Edwin Willem Ombuh, dikabarkan menghembuskan napas terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pemkab Minahasa Utara dan masyarakat yang pernah merasakan sentuhan pengabdiannya. Kamis, (23/7/2026).
Almarhum dikenal sebagai birokrat dengan rekam jejak panjang di pemerintahan daerah. Selama mengabdi, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala Dinas Tenaga Kerja hingga penugasan terakhirnya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Berbagai kebijakan dan program yang dihasilkan selama masa baktinya dinilai turut mewarnai dinamika pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya almarhum Edwin Willem Ombuh. Dalam pernyataan resminya, Bupati menyebut kepergian almarhum sebagai kehilangan besar bagi jajaran birokrasi Pemkab Minut.
“Pemerintah Daerah, masyarakat Minahasa Utara, serta secara pribadi dan keluarga, kami merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Bapak Edwin Willem Ombuh. Beliau adalah birokrat yang konsisten menunjukkan etos kerja dan integritas tinggi,” ungkap Bupati Joune Ganda dalam keterangan yang diterima awak media.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Minahasa Utara itu menilai bahwa almarhum merupakan sosok aparatur yang senantiasa menjaga profesionalisme dan dedikasi sepanjang masa baktinya. Rekam jejak almarhum dalam menahkodai berbagai instansi teknis hingga memberi sumbangsih pemikiran sebagai staf ahli, disebutnya telah memberikan kontribusi nyata bagi tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.
“Karya, dedikasi, serta pemikiran yang telah dicurahkan almarhum akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Pemkab Minahasa Utara. Kita kehilangan figur pengabdi yang tekun dan mitra kerja yang tangguh. Teladan kerja dan komitmen pelayanan yang ditinggalkan almarhum patut menjadi panutan bagi jajaran ASN di Minut,” tambah Buapti Joune dengan nada haru.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Joune Ganda mendoakan agar seluruh pengabdian almarhum selama menjalankan tugas negara dapat bernilai ibadah dan kebaikan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
“Semoga almarhum mendapat tempat terindah di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa dilimpahi kekuatan serta penghiburan,” tutup Bupati Joune Ganda.
Sekretaris Daerah Minahasa Utara yang turut hadir menyampaikan bahwa almarhum akan dikenang sebagai sosok senior yang rendah hati dan selalu terbuka dalam memberikan arahan kepada rekan-rekan kerja. Prosesi pemakaman direncanakan dilaksanakan dengan protokol kenegaraan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa-jasa almarhum selama mengabdi untuk daerah.
(Vera.E.Kastubi).






