MINUT, TelusurInformasiNews.id -Menyongsong perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) secara aktif menggelar Pasar Murah Bersubsidi di sepuluh kecamatan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok utama bagi masyarakat, khususnya umat Muslim yang akan merayakan hari raya. Jumat, (13/3/2026).
Kegiatan pasar murah perdana secara simbolis dibuka oleh Bupati Minut, DR. Joune J.E Ganda, SE, MAP, MM, M.Si, di Kantor Hukum Tua Desa Kauditan 1, Kecamatan Kauditan. Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa subsidi untuk program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Utara yang dialokasikan melalui Dinas Perdagangan setempat.
Bupati Joune Ganda menyampaikan harapannya agar program ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi instrumen pengendalian harga komoditas yang banyak dibutuhkan jelang Lebaran. Ia juga mengimbau agar distribusi berjalan merata. “Kita harapkan juga ini bisa terdistribusi sebaik mungkin kepada masyarakat, jadi jangan ada satu orang ambil terlalu banyak, agar makin banyak masyarakat yang menerima manfaat dari subsidi ini,” ujar Bupati Joune.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan, “Subsidi ini kita berikan dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih terjangkau dan mengendalikan harga dari komoditas yang paling diminati oleh masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Lebaran.” tutur Bupati Joune. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog yang telah berpartisipasi dalam penyediaan dan pemberian subsidi untuk bahan pokok tersebut.
Secara teknis, Kepala Dinas Perdagangan Minut, Drs. Sinpersli Maximelian Tapada, M.Sc., melaporkan bahwa Pasar Murah Bersubsidi akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai tanggal 21 hingga 31 Maret 2026, dengan jangkauan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara. Adapun sembilan komoditas yang disubsidi dengan harga khusus adalah:
1. Beras Premium: Rp 44.500
2. Minyak Goreng: Rp 12.000
3. Telur Ayam: Rp 53.000
4. Gula Pasir: Rp 9.300
5. Tepung Terigu: Rp 6.500
6. Cabai Rawit: Rp 50.000
7. Bawang Merah: Rp 40.000
8. Bawang Putih: Rp 34.000
9. Daging Ayam: Rp 30.000
“Subsidi ini kita berikan dalam rangka membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih terjangkau dan mengendalikan harga dari komoditas yang paling diminati oleh masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Lebaran,” tegas Bupati Minut, DR. Joune J.E Ganda.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Pemkab Minut Robby Parengkuan, SH., perwakilan Bulog, Camat Kauditan Vilma Anthonie, SH., MH., beserta jajaran Dinas Perdagangan Minut, Hukum Tua Desa Kauditan 1, dan perangkat desa setempat. Kehadiran mereka menegaskan kolaborasi antarinstansi dalam menyukseskan program bantuan sosial berbasis pasar ini, yang diharapkan dapat langsung menyentuh dan meringankan masyarakat di akar rumput menjelang momen Idul Fitri.(*)
(Vera.E.Kastubi)






