MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Utara, pemerintah daerah akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Pasar Airmadidi. Jumat, (9/10/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan, menekan gejolak harga pangan, serta mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Minahasa Utara.
Gerakan Pangan Murah tersebut juga menjadi wujud komitmen Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H., yang dikenal dengan kepemimpinan JG-KWL, dalam memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui program ini, masyarakat berkesempatan memperoleh sejumlah komoditas pangan dengan harga yang ditawarkan di bawah harga pasar. Adapun komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut meliputi:
– Beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram: Rp58.000.
– Cabai lokal/Gorontalo: Rp90.000.
Bupati Joune Ganda mengajak masyarakat Minahasa Utara, terutama warga Airmadidi dan wilayah sekitarnya, untuk memanfaatkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut guna memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih bersahabat.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi. Kami siapkan beras SPHP dan cabai dengan harga terjangkau. Silakan datang ke Pasar Airmadidi besok pagi,” ujar Bupati Joune Ganda.
Menurut pemerintah daerah, pelaksanaan GPM diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih ringan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasokan dan harga komoditas pangan di pasaran.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Perum Bulog, yang turut berperan dalam penyediaan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog diharapkan mampu memperkuat langkah pengendalian inflasi serta menjaga keterjangkauan harga pangan di Minahasa Utara.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke Pasar Airmadidi. Imbauan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan keterbatasan stok komoditas yang disediakan serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pangan murah.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Minahasa Utara berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat kehadiran pemerintah dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat upaya bersama untuk mewujudkan stabilitas pangan dan pengendalian inflasi daerah.
(Vera.E.Kastubi).






