BITUNG, TelusurInformasiNews.id – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, secara resmi melepas satu siswa kelas VII SMP Negeri di Kota Bitung, Kayla Grandny Tinangon, untuk mewakili Provinsi Sulawesi Utara dalam kegiatan Bootcamp Brain Factory – Gasing Intensif Program di Jakarta. Selasa (7/4/2026).
Kayla, yang merupakan putri dari Berry Tinangon dan Pingkan Korompis, terpilih mengikuti program pembelajaran Matematika dan Teknologi dengan metode Gasing (Gampang, Asik, dan Menyenangkan) yang diselenggarakan oleh Yayasan Teknologi Indonesia Jaya. Yayasan tersebut dikenal konsisten dalam penguatan numerasi serta pengembangan potensi siswa melalui berbagai pelatihan.
Program pelatihan ini akan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak April hingga September di Jakarta. Selama mengikuti kegiatan, peserta akan mendapatkan pembinaan akademik di bidang Sains dan Matematika, penguatan karakter dan kedisiplinan, pendampingan belajar dan motivasi, evaluasi berkala serta pemetaan potensi, hingga pengenalan jalur pendidikan lanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo, menjelaskan bahwa Kayla merupakan satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Utara yang lolos seleksi ketat program tersebut.
“Kayla satu-satunya utusan Sulut yang dipanggil untuk belajar Sains dan Matematika di Jakarta setelah melewati beberapa proses tes. Baik pemerintah maupun orang tua tidak dibebankan biaya sepeser pun, karena seluruhnya dibiayai oleh pemilik yayasan, Profesor Surya,” ungkap Tumundo.
Ia juga menambahkan bahwa bakat Kayla sudah terpantau sejak duduk di bangku kelas IV SD. Bahkan, ini merupakan kali kedua Kayla lolos dalam program serupa. Pada tahun 2023, ia pernah mengikuti pelatihan selama 10 bulan di Medan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Bitung, Tommy Paat, mengungkapkan bahwa kemampuan Kayla dalam bidang Matematika sudah terlihat sejak awal masuk sekolah.
“Kayla sangat aktif dalam proses belajar dan selalu menunjukkan kemampuan di berbagai mata pelajaran. Namun, untuk Matematika, kemampuannya berada di atas rata-rata teman-temannya,” jelas Paat.
Selama mengikuti program di Jakarta, Kayla tetap akan mengikuti pelajaran lainnya secara daring. Pihak sekolah juga mengaku bangga, karena selama ini Kayla sering berbagi ilmu dengan teman-temannya di kelas.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dalam kesempatan tersebut turut memberikan arahan kepada Dinas Pendidikan agar terus mencari dan membina siswa-siswa berpotensi di berbagai bidang.
“Silakan Dinas Pendidikan mencari siswa-siswa yang memiliki potensi, serta membuka akses pelatihan bagi mereka. Harapannya, ke depan Kota Bitung memiliki sumber daya manusia yang unggul di bidang masing-masing,” ujar Honandar.
(Sumber humas).
*DoKaLo






