MINUT, TelusurInformasiNews.id – Aksi gotong royong yang melibatkan Babinsa, masyarakat, dan para pekerja kembali menggelora dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara. Kolaborasi tersebut dilaksanakan guna mempercepat penyelesaian infrastruktur yang dinanti warga setempat. Minggu, (19/4/2026).
Di lokasi pembangunan, terlihat jelas kebersamaan erat antara personel TNI dan penduduk. Mereka bekerja bahu-membahu menyelesaikan tahapan pekerjaan, yang kali ini berfokus pada pengikatan tiang kolong besi ke struktur kaki ayam serta pengangkatan rangka besi angker. Keikutsertaan Babinsa tidak sekadar memberi motivasi, tetapi juga turun langsung membantu pelaksanaan teknis di lapangan. Dengan semangat tinggi, mereka bersama-sama memastikan tiang kolong besi terikat kuat dan rangka besi angker terangkat dengan baik agar target pembangunan tercapai.
Babinsa Rap Rap, Sertu Sarifudin Talaohu dari Koramil 1310-06/Airmadidi Kodim 1310/Bitung, menegaskan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat. Ia berharap jembatan ini nantinya dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar kegiatan ekonomi, dan memudahkan mobilitas warga.
“Sinergi ini membuat progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda semakin signifikan. Gotong royong yang tercipta membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci mewujudkan pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat,” ujar Sarifudin.
Salah seorang warga menyatakan bahwa kehadiran Babinsa memberikan dorongan moral yang besar. “Kami merasa lebih bersemangat karena TNI hadir mendampingi dan membantu pekerjaan yang cukup berat ini,” tuturnya.
Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, Babinsa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menyuntikkan semangat kepada masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Dengan kerja sama solid antara TNI, masyarakat, dan pekerja, progres pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan optimal,” tegas Dandim.
Dandim menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif Babinsa dalam membantu mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan akan terus didorong.
“Semoga semangat gotong royong ini tetap terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dandim.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Rap-Rap menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi TNI dan masyarakat mampu mempercepat hadirnya infrastruktur vital. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, diharapkan jembatan ini segera rampung dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama dalam mendorong roda perekonomian dan mempererat konektivitas antarwilayah di Minahasa Utara.
(Vera.E.Kastubi)






