MINUT, TelusurInformasiNews.id – Program revitalisasi satuan pendidikan di Sulawesi Utara terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini ditandai dengan peresmian program oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam kerangka Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI, Prabowo Subianto, bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”. Selasa, (21/4/2026).
Dalam kunjungan kerja selama dua hari, 21–22 April 2026, Menteri Abdul Mu’ti turut memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Minut, Jofieta Supit.
“Banyak selamat untuk Minahasa Utara,” ujar Menteri Abdul Mu’ti dalam kesempatan tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan, pada tahun 2025 program revitalisasi di Minut telah berhasil direalisasikan di 17 sekolah. Capaian ini kemudian berlanjut pada tahun 2026 dengan peningkatan signifikan, di mana Minut memperoleh tambahan kuota sebanyak 66 sekolah yang mencakup jenjang SD, SMP, TK hingga PAUD.
Peningkatan kuota ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kinerja daerah dalam menjalankan program pendidikan.
“Ini bukti bahwa Minahasa Utara mampu menjalankan program dengan baik, sehingga mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah pusat,” ungkap Jofieta Supit.
Secara keseluruhan, di Sulawesi Utara terdapat 248 satuan pendidikan yang menjadi sasaran revitalisasi. Dari jumlah tersebut, 247 sekolah akan direnovasi dan satu unit merupakan pembangunan sekolah baru, dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp231 miliar.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyampaikan harapannya agar perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di daerahnya terus ditingkatkan. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah dalam kondisi memprihatinkan, bahkan sebagian mengalami kerusakan akibat bencana.
“Dalam rapat bersama BPKP, ditemukan bahwa 58 persen TK dan SD mengalami kerusakan, SMP sekitar 56 persen, serta SMA/SMK mencapai 46 persen,” jelas Gubernur Selvanus.
Menurutnya, program revitalisasi menjadi langkah konkret dalam memperbaiki kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Sulawesi Utara. Ia pun optimistis dalam lima tahun ke depan kualitas fasilitas pendidikan akan semakin meningkat.
Di tingkat nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat capaian signifikan pada tahun 2025 dengan merevitalisasi sebanyak 16.167 satuan pendidikan, melampaui target awal 10.440 sekolah. Untuk tahun 2026, target awal sebanyak 11.744 sekolah diproyeksikan meningkat drastis hingga 71.744 satuan pendidikan sesuai arahan Presiden.
Dengan dukungan anggaran yang besar serta komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, program revitalisasi pendidikan di Sulawesi Utara diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan berkualitas. Capaian Minahasa Utara menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sinergi tersebut dapat memberikan hasil yang signifikan bagi kemajuan dunia pendidikan.(*)
(Vera.E.Kastubi).






