MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 dengan khidmat di Lapangan Upacara Pemkab Minahasa Utara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Joune Ganda selaku inspektur upacara. Senin, (26/4/2026)
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, diikuti oleh Forkomimda, aparatur sipil negara (ASN), para pejabat daerah, para kepala OPD, Para direktur, Kabag, para Camat, serta peserta upacara lainnya. Kehadiran seluruh unsur ini mencerminkan tekad bersama dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah yang semakin maju dan berkualitas.
Selain itu, peringatan ini juga menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang otonomi daerah di Indonesia, sekaligus pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam sambutan itu disampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air. demikian disampaikan dalam sambutan tersebut. Tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Astacita”, mengandung makna kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah,” Kata Bupati Joune Ganda
Dalam sambutan itu juga ditegaskan sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah guna menghindari tumpang tindih program, reformasi birokrasi berbasis digitalisasi dan inovasi daerah, serta penguatan kemandirian fiskal daerah agar tidak bergantung pada transfer pusat.
“Selain itu, kolaborasi antar daerah dinilai penting untuk menangani berbagai isu lintas wilayah seperti transportasi, lingkungan, pengelolaan sampah, dan pembangunan ekonomi. Pemerintah juga diminta fokus pada peningkatan layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, serta pengentasan ketimpangan antar wilayah. Penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga menjadi perhatian, mengingat tantangan global seperti krisis ekonomi, ketahanan pangan, serta dampak perubahan iklim yang semakin kompleks,” ujar Bupati Joune Ganda.
Lebih lanjut, pemerintah daerah didorong untuk mendukung berbagai program strategis nasional, seperti mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, pengembangan kewirausahaan dan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi birokrasi melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Dalam sambutan tersebut juga ditekankan pentingnya efisiensi anggaran, dengan menghindari kegiatan seremonial berlebihan, mengoptimalkan sumber daya, serta memastikan setiap penggunaan anggaran memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai tantangan dapat dihadapi. Pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra aktif dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan potensi lokal. Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026, dengan harapan semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong kemajuan bangsa,” tutup Bupati Joune Ganda
Melalui pelaksanaan upacara ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang semakin maju, merata, dan berdaya saing.
(Vera E. Kastubi)






