Jumat, Agustus 14, 2026
spot_img
BerandaSULBARPerkuat Konektivitas Desa, Kapolres Donggala Hadiri Peresmian Jembatan Presisi Jenderal Hoegeng

Perkuat Konektivitas Desa, Kapolres Donggala Hadiri Peresmian Jembatan Presisi Jenderal Hoegeng

DONGGALA (SULBAR), TelusurInformasiNews.id – Kapolres Donggala AKBP Aditya Rochaulia Suharto, S.H., S.I.K., M.I.K., menghadiri peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Jenderal Hoegeng yang menghubungkan Desa Bale dengan Dusun V Tavao, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Peresmian turut dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, S.H., M.H., Pangdam XXIII Palaka Wira yang diwakili, Danlanal Palu Letkol Marinir M. Ali Wardhana, S.E., M.Tr.Opsla., M.M., para PJU Polda Sulawesi Tengah, Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Donggala menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya warga Desa Bale dan Dusun V Tavao,” jelas Kapolres.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tengah menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Jembatan Merah Putih Presisi Jenderal Hoegeng bukan hanya berfungsi sebagai penghubung secara fisik, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi, memperlancar aktivitas sosial, serta mempererat hubungan antarmasyarakat.

Jembatan tersebut dibangun dari awal dengan panjang 60 meter, lebar 2,60 meter, dan tinggi 2,45 meter. Kehadirannya diharapkan mampu memangkas jarak tempuh sekitar 4,1 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan kurang lebih 15 menit.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Jembatan Bale merupakan salah satu dari 10 jembatan yang telah dibangun maupun direvitalisasi melalui program Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Sulawesi Tengah.

Dengan tersedianya akses tersebut, masyarakat Desa Bale dan Dusun V Tavao diharapkan semakin mudah menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan hingga kegiatan ekonomi dan distribusi hasil usaha masyarakat.

Peresmian ini menjadi wujud sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Fen Laoh

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular