Selasa, Februari 10, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPemkab Minut Gelar Bimtek Penyusunan  LPPD Dan LKPJ Tahun 2024

Pemkab Minut Gelar Bimtek Penyusunan  LPPD Dan LKPJ Tahun 2024

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda hadir dalam Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024, bertempat di Ballroom Lantai 1 Hotel Sutan Raja. Rabu, (19/3/2025).

Bupati Joune Ganda menekankan pentingnya penyampaian laporan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pengelolaan pemerintahan di Minut mendapat pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Joune Ganda mengingatkan semua OPD untuk menyelesaikan laporan LPPD dengan cepat. Ia menyampaikan, “Semoga mendapat penilaian terbaik dari Dirjen Otonomi Daerah (Otda). Saya perintahkan selesaikan sekarang dan jangan menunggu besok.” kata Bupati Joune Ganda.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan LPPD harus dituntaskan dalam waktu tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran. Pada kesempatan itu, Bupati berharap jajarannya akan lebih gesit dalam menyusun laporan yang mencerminkan hasil pekerjaan mereka.

“Setiap OPD bertanggung jawab melaporkan kinerja dan data. Jadi harusnya tidak ada kendala. Kita hanya membuat laporan saja,” tambah Bupati Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda juga mengapresiasi sinergitas yang telah terjalin di antara para pejabat eselon dua Minut. Ia optimis bahwa realisasi kinerja makro Pemkab Minut sudah sangat baik dan akan bermuara pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Joune Ganda juga menyiapkan agenda untuk mendatangkan Presiden RI Prabowo Subianto ke Provinsi Sulut.

Berdasarkan informasi dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, direncanakan terdapat tiga agenda kegiatan selama kedatangan Presiden. Salah satu di antaranya adalah undangan dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (Apkasi) untuk pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Apkasi ke VI tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Minut.

“Selain itu, kami juga akan mengusulkan peresmian Pasar Rakyat Tipe A di Kota Airmadidi dan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) unggulan di Desa Koyawas, Langowan Barat, Minahasa,” ujar Bupati Joune Ganda.

Dalam hal pendanaan, Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Minut diperkirakan akan menerima Dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 27 miliar. Dana ini diharapkan akan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Minut. Pendistribusian anggaran direncanakan akan disesuaikan agar pelaksanaan program kegiatan dapat tepat sasaran.

“Ini merupakan langkah maju yang baik bagi kita semua. Mari kita berdoa bersama agar semua rencana ini dapat terealisasi,” tutup Bupati Joune Ganda.

(*Vera.E.Kastubi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular