MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat terkait penanganan darurat gempa bumi yang terjadi. Dalam imbauan tersebut, warga diminta untuk tetap tenang, tidak panik, serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga. Selasa, (2/4/2026).
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., MM., M.Si, bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H, menegaskan pentingnya kewaspadaan di tengah situasi bencana. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tetap berpikir jernih dalam menghadapi kondisi darurat.
Selain itu, pemerintah juga mengingatkan potensi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau berpotensi roboh, serta segera menuju tempat terbuka apabila terjadi guncangan susulan.
Dalam upaya menjaga keselamatan, masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, serta aparat pemerintah setempat. Penyebaran berita hoaks juga diharapkan dapat dihindari agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Pemerintah juga menekankan pentingnya memastikan seluruh anggota keluarga berada dalam kondisi aman, serta menyiapkan tas siaga darurat yang berisi kebutuhan penting.
Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan saat gempa terjadi juga turut disosialisasikan. Jika berada di dalam bangunan, masyarakat diminta melindungi kepala dan badan dengan berlindung di bawah meja. Sementara jika berada di luar ruangan, warga harus menjauhi bangunan, pohon, maupun tiang listrik yang berpotensi roboh. Bagi yang berada di pantai, disarankan segera menuju tempat yang lebih tinggi untuk menghindari risiko tsunami.
Untuk masyarakat yang sedang berkendara, diimbau agar segera menepi, turun dari kendaraan, dan mencari tempat aman. Sedangkan di wilayah pegunungan, warga diminta mewaspadai potensi tanah longsor.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kondisi darurat, seperti kerusakan bangunan atau adanya korban, kepada pihak kepolisian atau aparat terdekat agar dapat ditangani dengan cepat. Layanan darurat juga telah disiapkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada, saling membantu, dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Bupati Joune Ganda dalam imbauannya.
Di akhir imbauan, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan tangguh dalam menghadapi bencana. Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama yang baik, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir. Bersama kita tangguh menghadapi bencana.
(Vera.E.Kastubi).






