Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPasar Murah Bersubsidi 2026 Di Kolongan Tetempangan Minut, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul...

Pasar Murah Bersubsidi 2026 Di Kolongan Tetempangan Minut, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Idul Fitri 1447 H  

MINUT, TelusurInformasiNews.id -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melalui Dinas Perdagangan Minahasa Utara melaksanakan kegiatan Pasar Murah Bersubsidi Tahun 2026 di Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat. Inisiatif ini merupakan bagian dari persiapan menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan tujuan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat pada harga yang terjangkau, terutama di saat harga barang cenderung melonjak menjelang hari raya keagamaan. Rabu, (18/3/2026).

Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara, Drs. Sinpersli Maximilian Tapada, M.Sc., menyatakan bahwa program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di 10 kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara. Pelaksanaan di Kecamatan Kalawat menjadi bagian dari rangkaian tersebut, dengan lokasi spesifik di Desa Kolongan Tetempangan.

“Melalui kegiatan pasar murah bersubsidi ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya umat Muslim yang akan merayakan Idul Fitri, tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan program ini secara merata, termasuk menjangkau wilayah kepulauan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kadis Tapada.

Adapun komoditas yang disediakan dalam pasar murah bersubsidi meliputi:

– Beras premium sebanyak 400 sak (setara 2 ton per kecamatan) dengan harga Rp44.500 per sak (5 kg).  

– Minyak goreng kemasan 250 liter (250 saset) seharga Rp12.000 per liter.  

– Tepung terigu premium 160 saset.  

– Gula pasir 160 saset.  

– Bawang merah 80 kg (dijual eceran mulai setengah kilogram) dan bawang putih 70 kg.  

– Daging ayam sekitar 80 ekor.  

“Program pasar murah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih murah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas inflasi daerah. Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, kami optimistis upaya ini dapat terus menekan laju kenaikan harga serta memperkuat daya beli masyarakat,” tambah Kadis Tapada.

Kadis Perdagangan menyebut bahwa inflasi di Minahasa Utara termasuk lima terendah di Indonesia per Februari, yakni sebesar 2,73%. Keberhasilan ini didukung oleh antusiasme masyarakat. Selain itu, pemerintah berencana melaksanakan pasar murah daging babi bersubsidi pasca-Idul Fitri, yang akan difokuskan di pasar-pasar tradisional untuk menekan kenaikan harga.

“Kegiatan pasar murah bersubsidi ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, atas arahan Bupati dan Wakil Bupati, untuk menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat, terutama pada momen hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. Program ini tidak hanya menyasar wilayah daratan, tetapi juga akan diperluas hingga ke kepulauan, agar seluruh masyarakat merasakan manfaatnya,” tegas Drs. Sinpersli Maximelian Tapada, M.Sc., Kadis Perdagangan Minahasa Utara.

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Bersubsidi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berupaya memitigasi dampak kenaikan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Program yang akan berlanjut di sembilan kecamatan lainnya ini diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pengendalian inflasi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

(Vera.E.Kastubi).

 

 

.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular