Minggu, April 12, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraOperasi Zebra 2025 Digelar, Polres Minahasa Utara Fokus Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Operasi Zebra 2025 Digelar, Polres Minahasa Utara Fokus Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

MINUT, TelusurInformasiNews.id.- Polres Minahasa Utara pada hari ini, 17 November 2025, resmi meluncurkan Operasi Zebra Samrat tahun 2025 yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Senin, (17/11/2025).

Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, mulai dari tanggal 17 hingga 31 November 2025. Dalam menghadapi momen penting ini, pihak kepolisian berusaha meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berkendara.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Aulia R Djabar, SIK., MSi melalui Kasat Lantas Iptu Ismail Diko menjelaskan bahwa fokus utama dari operasi ini adalah menciptakan keselamatan dan penertiban dalam lalu lintas. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan demi kelancaran pelaksanaan Operasi Zebra.

“Tujuan utama kami adalah untuk menekan jumlah pelanggaran lalu lintas dan memperbaiki kondisi jalan agar lebih aman. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan operasi ini,” ujar Diko dengan tegas.

Diko menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah persiapan untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib menjelang periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam penjelasannya, ia menguraikan bahwa Operasi Zebra 2025 akan berfokus pada tiga sasaran yakni mempersiapkan Operasi Lilin, memahami situasi lalu lintas selama tiga bulan terakhir, serta menanggapi isu-isu terkini seperti balap liar yang banyak dikeluhkan masyarakat.

“Di antara sejumlah pelanggaran yang menjadi prioritas, kami akan menindak tegas pengendara yang tidak mengenakan helm, pelanggar arus lalu lintas, serta mereka yang menggunakan ponsel saat berkendara,” tutur Diko. 

Lanjutnya, “Kami juga akan menargetkan pengemudi yang di bawah pengaruh alkohol atau menerapkan batas kecepatan lebih, serta mereka yang membonceng lebih dari satu penumpang. Penggunaan knalpot brong juga menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kebisingan dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lainnya,” jelas Diko.

Ia menegaskan bahwa operasi ini bukan sekedar penindakan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi pengguna jalan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih menaruh perhatian terhadap keselamatan berlalu lintas dan berkontribusi dalam menciptakan suasana jalan yang lebih aman.(*)

 

(Vera.E.Kastubi)

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular