Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraKwarcab Minahasa Utara Bersama ASGAS RI SULUT (G-027) Mengadakan Penyaluran Mikroba PA....

Kwarcab Minahasa Utara Bersama ASGAS RI SULUT (G-027) Mengadakan Penyaluran Mikroba PA. 63 Garuda Puslapur Kodiklatad, Kepada Petani Desa Kaima Melalui Kegiatan Pramuka Ba’ Kobong

MINUT, TelusurinformasiNews.id – Gerakan Pramuka Kwarcab Minahasa Utara (Minut) bekerja sama dengan ASGAS RI Sulawesi Utara melakukan penyerahan bantuan mikroba PA 63 Garuda kepada petani di Desa Kaima. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program Kemandirian Pangan Nasional yang digagas oleh Presiden RI, terutama dalam era kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Jumat (4/4/2025).

Penyerahan bantuan Mikroba PA. 63 Puslapur Kodikklatad dari Kepala ASGAS RI SULUT (G-027), Donald Karel Lotulung kepada Kwarcab Minut yang diwakili oleh Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM.

Penyerahan bantuan Mikroba PA. 63 Puslapur Kodikklatad dari Kepala ASGAS RI SULUT (G-027), Donald Karel Lotulung kepada Kwarcab Minut yang diwakili oleh Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM.

Dengan memberikan bantuan mikroba PA 63 Garuda, diharapkan petani dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, sehingga dapat membantu mencapai kemandirian pangan nasional.

Acara diawali dengan Penyerahan bantuan Mikroba PA. 63 Puslapur Kodikklatad dari Kepala ASGAS RI SULUT (G-027), Donald Karel Lotulung kepada Kwarcab Minut yang diwakili oleh Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM. Dan diteruskan langsung kepada para Petani di desa Kaima.

Kepala Kwarcab Minahasa Utara Denny Kamlon Lolong, S.sos.yang juga adalah anggota DPRD Minut yang diwaliki oleh Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM dalam sambutannya mengatakan, “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ASGAS RI Pusat melalui ASGAS RI Sulawesi Utara, yang telah berkolaborasi dengan Kwarcab Minahasa Utara dalam menginisiasi dan mewujudkan program ini. Bantuan Mikroba PA 63 Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Desa Kaima,” tutur Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM.

Mari kita ingatkan diri kita bahwa setiap langkah yang kita ambil saat ini, setidaknya, adalah langkah menuju cita-cita bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan. Dukungan dan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah, organisasi masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.

“Saya berharap, semoga bantuan ini diterima dengan baik dan digunakan seoptimal mungkin oleh para petani. Kita juga perlu terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada mereka agar teknologi pertanian yang kita salurkan dapat dimanfaatkan dengan baik, dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. Akhir kata, saya mengajak kita semua untuk terus berkomitmen dalam mendukung program kemandirian pangan. Bersama, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera,” Kata Kapusdiklatcab Tumatenden Ka’ Giovani Theodorus Karuh SPd.,MM.

Sementara itu Kepala ASGAS RI Wilayah provinsi Sulawesi Utara, Donald Karel Lotulung dalam peryataannya mengatakan, “secara umum, ASGAS RI menggandeng para petani di berbagai wilayah Indonesia untuk mempercepat tercapainya ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kegiatan pertanian, tetapi juga mengedukasi petani tentang penggunaan Mikroba PA 63 Garuda, sebuah cairan mikroba yang bertujuan mengembalikan unsur hara tanah dan air yang tercemar oleh zat kimia berlebihan,” ujar Donald Kepala ASGAS RI Wilayah Sulut.

Kepala ASGAS RI Wilayah Sulut Donald Karel Lotulung juga mengatakan, Mikroba PA 63 Garuda adalah salah satu solusi alami yang mengurai unsur hara tanah dan air, mengembalikannya pada kondisi optimal bebas dari kontaminasi bakteri kimia.

“Penggunaan cairan ini bukan hanya sebagai bentuk pengabdian untuk program ketahanan pangan nasional, tetapi juga merupakan implementasi dari nilai-nilai bela negara yang diwujudkan melalui semangat gotong royong,” tegas Kepala ASGAS Wilayah Sulut Donald.

Dengan penerapan dan inovasi terus menerus, Mikroba PA 63 diharapkan dapat memainkan peran penting dalam menciptakan praktik pertanian yang lebih baik dan ramah lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan di Minahasa Utara.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk kontribusi Gerakan Pramuka Kwarcab Minut dalam mendukung program pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, terlebih khusus Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan: Sekjen ASGAS RI Pusat, Tengku Ali Husen, Tim Kwarcap Minut, Tim ASGAS (G-27) Sulut, Para petani desa kaima.

 

(Vera.E.Kastubi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular