MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemkab minut bekerjasama dengan BPSDMD Sulut membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Tahun 2025 bertempat di Aula Integritas Watutumou, Rabu (26/2/2025).

Maksud dan tujuan Pelatihan adalah untuk Membantu pejabat administrator dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai kepemimpinan yang efektif dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Pelatihan ini di hadiri oleh 40 pejabat administrator Pemkab Minut, yang terdiri dari 19 peserta laki-laki dan 21 peserta perempuan.

Pembukaan acara ini dilakukan langsung oleh Kepala BPSDMD Sulut, Marhain Tumiwa, M.Pd. Dalam Arahannya Marhain Tumiwa mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Pemkab Minut. Ini adalah momen yang sangat penting untuk pengembangan kapasitas kita sebagai pemimpin di pemerintahan daerah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi serta keterampilan para administrator dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada,” ujar Marhain.
Di era globalisasi saat ini, kemampuan adaptasi dan inovasi menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas dan fungsi kepemimpinan. Kita dituntut untuk tidak hanya sekadar menjalankan perintah, tetapi juga aktif memberikan solusi dan menciptakan inovasi demi kemajuan daerah kita.
“Saya berharap, dengan pelatihan ini, para peserta dapat menggali ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya. Jadikanlah momen ini sebagai kesempatan untuk belajar, berdiskusi, dan membangun sinergi antar sesama peserta,” tutur Marhain.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Utara, Johanes Katuuk, dalam laporannya menjelaskan, bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta sehingga dapat memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator. Harapannya, pelatihan ini dapat menghasilkan pejabat administrator yang profesional dan bertanggung jawab dalam memimpin instansi.
“Kompetensi yang dikembangkan dalam pelatihan ini berfokus pada kepemimpinan dan manajemen kinerja, yang diukur melalui kemampuan peserta dalam menjalankan tugas mereka,” ujar Katuuk. Pelatihan ini juga mengacu pada keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara.
Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Joune Ganda, yang diwakili oleh Asisten 3 Rivino Dondokambey, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan pelatihan ini. Ia berharap semua peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan mereka di lingkungan pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara.
Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga mereka dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam tugas-tugas mereka sehari-hari demi meningkatkan kinerja instansi pemerintah.
(Vera.E.Kastubi).






