MINUT, TelusurInformasiNews.id.- Prestasi akademik Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, yang baru saja menyelesaikan studi Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan, mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Pencapaian ini dinilai melampaui sekadar gelar akademis, menjadi simbol konkret komitmen kuat dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Tonsea. Jumat, (6/4/2026)
Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan oleh tokoh pers Sulawesi Utara, Fernandus Yusi Adam, yang akrab disapa Nando. Sebagai Koordinator Persatuan Jurnalis Biro Minahasa Utara (PJBM) dan mantan Staf Khusus Bupati Bidang Media, Nando menyebut keberhasilan Bupati Joune Ganda sebagai sebuah teladan nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, meraih gelar Doktor di tengah kesibukan dan tanggung jawab memimpin sebuah daerah merupakan pencapaian yang luar biasa. Ia menilai sosok Bupati berhasil mematahkan anggapan umum bahwa jabatan tinggi dan kemapanan seringkali membuat seseorang berhenti untuk terus belajar.
“Apa yang ditunjukkan Pak Bupati adalah bukti bahwa pendidikan tidak mengenal titik henti. Meski sudah menyandang tiga gelar Magister, beliau tetap menunjukkan rasa haus akan ilmu pengetahuan. Ini adalah booster motivasi bagi generasi muda di Sulawesi Utara,” tegas Nando.
Nando juga menyampaikan optimisme bahwa bekal teori pemerintahan tingkat doktoral yang kini dimiliki Bupati akan berdampak langsung pada kualitas kebijakan publik di Minahasa Utara. Integrasi antara pengalaman empiris di lapangan dan kedalaman akademis diyakini akan menghasilkan tata kelola pemerintahan yang lebih tepat sasaran.
“Kami bangga memiliki figur pemimpin yang visioner sekaligus memiliki kapasitas akademis yang mumpuni. Selamat atas gelar Doktornya, semoga dedikasi ini menjadi berkat untuk kemajuan Minut yang lebih hebat ke depan,” pungkas Fernandus Yusi Adam.
Poin-Poin Penting Pencapaian: Bupati Dr.
Joune J.E Ganda, S.E., Μ.Α.Ρ., Μ.Μ., M.Si.
1.Edukasi sebagai Aset: Mengingatkan semua pihak, dari pejabat publik hingga masyarakat, bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.
2.Dedikasi Tanpa Batas: Perjuangan membagi waktu antara tanggung jawab sebagai kepala daerah dan tuntutan akademik patut mendapat apresiasi tinggi.
3.Kebanggaan Daerah: Menambah daftar pemimpin daerah di Sulut yang bergelar Doktor Ilmu Pemerintahan, sebuah kualifikasi yang masih langka.
4.Fondasi Minut Hebat: Menjadi modal intelektual untuk mengarahkan pembangunan Minahasa Utara yang lebih terukur dan inovatif.
Penyelesaian studi Doktor Bupati Joune Ganda tidak hanya menorehkan prestasi pribadi, tetapi juga dipandang sebagai modal berharga untuk memimpin transformasi daerah. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus mengutamakan pendidikan dan pengembangan diri, demi kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Minahasa Utara.
(Vera.E.Kastubi)






