Minggu, September 20, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraDampak Kiprah di UCLG World Congress 2026, Bupati Joune Ganda Amankan Hibah...

Dampak Kiprah di UCLG World Congress 2026, Bupati Joune Ganda Amankan Hibah Rp900 Juta untuk Aksi Iklim Pemuda Minahasa Utara

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Prestasi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di panggung internasional kembali membuahkan hasil positif. Keikutsertaan Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dalam UCLG World Congress 2026 di Tangier, Maroko, membawa dampak nyata bagi daerah dengan berhasil diamankannya dana hibah internasional sebesar 50.000 USD atau sekitar Rp900 juta dari Bloomberg Philanthropies melalui program Youth Climate Action Fund (YCAF).

Dana hibah tersebut merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Kabupaten Minahasa Utara menjadi satu-satunya perwakilan kawasan Asia Pasifik yang masuk lima besar finalis UCLG Peace Prize 2026. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena mengharumkan nama Minahasa Utara sekaligus Indonesia di ajang internasional yang mempertemukan para pemimpin daerah dari berbagai negara.

Sepanjang pelaksanaan UCLG World Congress 2026 di Tangier, Bupati Joune Ganda mendapat kepercayaan untuk mempresentasikan berbagai inovasi dan praktik terbaik Minahasa Utara dalam tiga forum bergengsi dunia, yakni UCLG World Congress Assembly, UCLG Peace Prize Final Presentation, serta UCLG ASPAC Assembly. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai keberhasilan daerah sekaligus menyuarakan aspirasi masyarakat Minahasa Utara di hadapan komunitas internasional.

Dalam ajang tersebut, Minahasa Utara sejajar dengan sejumlah daerah dari berbagai belahan dunia yang dikenal sebagai pelopor perdamaian, yakni Lamu County (Kenya), Provinsi Manabí (Ekuador), São Paulo (Brasil), dan Kapoeta North County (Sudan Selatan). Seluruh peserta berbagi pengalaman dan inovasi dalam membangun resolusi damai serta memperkuat kohesi sosial di wilayah masing-masing.

Keberhasilan itu kemudian membuka peluang besar bagi generasi muda Minahasa Utara untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan melalui program hibah internasional tersebut.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, mengatakan dana hibah sebesar 50.000 USD merupakan dampak langsung dari keikutsertaan Minahasa Utara sebagai finalis UCLG Peace Prize di Maroko yang dihadiri Bupati Joune Ganda.

“Dampak dari terpilihnya Minut sebagai finalis UCLG Peace Prize di Maroko yang dihadiri langsung Bupati Joune Ganda bulan lalu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berhasil mengamankan dana hibah internasional sebesar 50.000 USD atau sekitar Rp900 juta dari Bloomberg Philanthropies melalui skema Youth Climate Action Fund,” ujar Sefferson,” ujar Sefferson.

Ia menegaskan bahwa hibah tersebut menjadi peluang emas bagi kaum muda Minahasa Utara untuk menghadirkan berbagai inovasi di bidang lingkungan hidup.

“Ini peluang emas. Saya menantang anak muda Tumaluntung untuk mengambil peran dan merebut stimulus ini melalui ide-ide taktis di bidang lingkungan,” kata Sefferson saat menghadiri kegiatan Fun Run di Desa Wisata Tumaluntung mewakili Bupati Joune Ganda,” tutur Sefferson.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam beberapa minggu ke depan Bupati Joune Ganda akan secara resmi membuka pendaftaran proposal yang berlangsung selama enam minggu. Program ini akan menjaring 8 hingga 20 kelompok pemuda terbaik berusia 15 sampai 24 tahun yang memiliki gagasan inovatif dalam penanganan perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan.

“Pendaftaran proposal akan dibuka langsung oleh Bupati Joune Ganda dalam beberapa minggu ke depan selama enam minggu. Kita mencari 8 sampai 20 kelompok pemuda terbaik usia 15 hingga 24 tahun,” jelas Sefferson,” jelas Sefferson.

Dana hibah tersebut nantinya akan disalurkan langsung kepada kelompok pemuda yang terpilih untuk melaksanakan proyek mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan di Minahasa Utara. Penyaluran dana dilakukan secara langsung dari rekening UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia Pacific) ke rekening masing-masing kelompok penerima hibah.

Program ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda Minahasa Utara untuk menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kabupaten yang aktif membangun jejaring kerja sama internasional demi mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

(Vera.E.Kastubi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular