MINUT, TelusurInformasiNews.id – Upaya Bupati Joune Ganda untuk memberdayakan Budaya Masamper, yang merupakan budaya asal Sangihe Nusa Utara di Tanah Tonsea Minahasa Utara, Lomba Masamper Seri A1 dilaksanakan di JGC, yang berlangsung hingga Minggu dinihari. Pada hari Sabtu (1/3/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten 1 Setda Kabupaten Minahasa Utara, Umbase Mayuntu. Dalam keterangannya kepada insan pers, Mayuntu menyampaikan bahwa lomba Masamper seperti ini sudah menjadi program tetap atau agenda tahunan Pemkab Minut.
“Pemerintah Daerah Minahasa Utara melalui Dinas Pariwisata telah menjadikan ini program tetap untuk menggelar lomba Masamper setiap tahun,” ujar Mayuntu.
Mayuntu menegaskan meskipun budaya ini berasal dari Sangihe, pihaknya akan terus melestarikannya, mengingat etnis Nusa Utara, yang terdiri dari Sangihe, Sitaro, dan Talaud, kini sudah menjadi bagian dari Kabupaten Minahasa Utara.
“Meski seni Masamper ini asalnya dari etnis Nusa Utara, Pemerintah akan terus melestarikannya,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten menunjukkan perhatian besar terhadap upaya pelestarian budaya ini, terutama karena banyak penduduk Minut yang berasal dari Nusa Utara, terutama dari daerah Likupang.
Lomba ini diikuti oleh 8 Grup Masamper Seri A dan memperebutkan hadiah berupa trophy dan uang tunai. Tampil sebagai pemenang adalah grup Masamper dari Kota Manado, yaitu Grup Narwastu.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan budayawan dan masyarakat dapat lebih mengenal serta melestarikan budaya Masamper sebagai warisan yang berharga.
(Vera.E.Kastubi).






