Senin, Mei 18, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPemkab Minahasa Utara Gelar Transformasi Pembelajaran untuk Tingkatkan Literasi dan Numerasi Guru,...

Pemkab Minahasa Utara Gelar Transformasi Pembelajaran untuk Tingkatkan Literasi dan Numerasi Guru, 548 Pendidik Minut Ikuti Pelatihan 5 Hari

MINUT,TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali melakukan langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya. Resmi diluncurkan, agenda Transformasi Pendidikan ini berfokus pada pengembangan kompetensi literasi dan numerasi bagi para pendidik serta tenaga kependidikan.Bertempat di Auditorium BPMP Sulut. Senin, (18/5/2026).

Kegiatan panjang selama lima hari ini akan berlangsung mulai Senin (18/5/2026) hingga Jumat (22/5), menghadirkan program yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi dunia pendidikan setempat. Acara pembukaan berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah. Di antaranya Kepala Inspektorat Minut Steven Tuwaidan, S.Sos, Msi, Kepala Dinas Pendidikan Ir Jovieta Supit, M.Si, serta kepala sekolah, pengawas, dan guru dari seluruh Kabupaten Minahasa Utara. Selain itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara, Febry H.J Dien, S.T, M.Inf.Tech (Man) juga turut hadir.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Jofieta N. Supit, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kompetensi kebijakan bagi para praktisi pendidikan. “Kami berharap bahwa melalui kegiatan ini, kepala sekolah dan guru tidak hanya mampu menguasai pengetahuan, tetapi juga menerapkannya dengan efektif, sehingga kualitas literasi dan numerasi siswa akan meningkat secara signifikan,” ungkap Kadis Jofieta.

Diketahui, sebanyak 548 peserta berpartisipasi dalam program kerjasama Pemkab Minut dan BPMP Sulut ini. Peserta terdiri atas 19 orang dari jenjang TK, 382 orang dari SD, dan 147 orang dari SMP, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Untuk memastikan keberhasilan penyampaian materi, panitia yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, MKKS, K3S, dan PKG juga mendatangkan narasumber berpengalaman. Beberapa di antaranya adalah Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Inspektur, Kepala Bappeda, serta Widyaprada dari BPMP Provinsi Sulawesi Utara.

Melalui kolaborasi lintas sektor dalam melatih kapasitas pendidik, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimis akan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih transformatif dan berkelanjutan demi generasi mendatang.

Di sisi lain, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Drs. Jossy C. Kawengian, MAP, hadir mewakili Bupati Minahasa Utara untuk menyampaikan sambutan tertulis. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan. “Pendidikan merupakan motor penggerak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, transformasi ini memerlukan pergeseran paradigma, dari sekadar rutinitas administratif menuju Perencanaan Berbasis Data (PBD),” jelas Jossy saat menyampaikan pesan tersebut.

Lebih jauh, dalam sambutannya, ditekankan bahwa peningkatan kualitas literasi dan numerasi bukanlah tugas satu instansi saja, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif semua jajaran pemerintah daerah. Kegiatan ini pun menggandeng berbagai instansi agar terbentuk ekosistem yang mendukung.

Setiap lembaga memiliki peran strategis dalam penguatan program:

– Bappeda memastikan alignmen program dengan dokumen perencanaan daerah.

– Inspektorat mengawal akuntabilitas penggunaan dana BOS dan efektivitas program.

– BKAD memastikan penganggaran kegiatan terakomodasi dengan baik dalam APBD.

Synergy ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang langsung bermanfaat di ruang kelas, agar siswa tidak hanya membaca atau berhitung dengan cepat, tetapi juga mampu berpikir kritis dan menyelesaikan masalah sehari-hari.

Menutup sambutan Bupati, Drs. Jossy C. Kawengian, MAP, menyampaikan dorongan kepada seluruh peserta untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Para kepala sekolah dan guru diminta untuk menyerap materi pelatihan dengan baik, membangkitkan kembali komunitas belajar, dan memanfaatkan platform teknologi pendidikan. “Mari gunakan momen transformasi ini sebagai titik balik bersama untuk memberikan pelayanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas tinggi di Minahasa Utara,” pungkas Jossy sebelum resmi membuka acara.

Di sisi lain, Kepala Balai BPMP Provins Sulawesi Utara, Febry H.J Dien, S.T, M.Inf.Tech (Man), mengapresiasi pemda dan Dinas Pendidikan yang responsif terhadap rekomendasi Kementerian tentang kebutuhan peningkatan pengetahuan literasi dan numerasi. “Kami menghargai partisipasi tinggi kepala sekolah dan tenaga pendidik dalam kegiatan ini. Kerjasama antara BPMP dan Pemkab Minut dalam mendorong mutu pendidikan telah sangat baik,” tutup Febry.

Dengan langkah konkret ini, semoga ke depan, pendidikan di Kabupaten Minahasa Utara dapat semakin maju dan berdampak positif bagi masyarakat.

 

(Vera.E.Kastubi).

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular