MINUT, TelusurInformasiNews.id.- Hari ini menjadi momen istimewa dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Minahasa Utara, di mana acara serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia kepada Pemkab Minahasa Utara berlangsung dengan khidmat. Acara ini tidak hanya sekadar kegiatan formal, tetapi juga menegaskan komitmen semua pihak terhadap kebutuhan masyarakat. Bertempat di Gedung Merah Putih Jakarta. Rabu, (3/12/2025)
Dalam sambutannya, Bupati Minahasa Utara, Jouné J. E. Ganda, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran tamu-tamu terhormat, termasuk Direktur Pelacakan Aset KPK RI, Bapak Mungki Hadipratikto dan jajaran, serta Kepala BPN Minahasa Utara, Bapak Yandry Deby Rattu Rory, S.SiT., M.Si. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam proses penyerahan PSU ini. Moment ini adalah wujud nyata dari cita-cita kita untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujar Bupati Joune.
Acara ini menandai pengiriman aset bernilai lebih dari Rp11,5 miliar yang meliputi tanah dan berbagai fasilitas publik seperti jalan, drainase, kolam renang, pendopo, pagar, dan infrastruktur lain. “Ini bukan hanya angka, tetapi merupakan simbol hak rakyat untuk mendapatkan fasilitas yang layak,” lanjutnya.
Bupati juga menjelaskan langkah-langkah penting yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten untuk memanfaatkan aset yang diserahkan. Antara lain:
1. Berkoordinasi aktif dengan BPN untuk memastikan legalitas aset dan memberikan jaminan kepastian hukum.
2. Memutakhirkan dokumen aset dalam sistem barang milik daerah.
3. Menyusun rencana pemanfaatan dan pemeliharaan agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Dengan langkah-langkah ini, kami yakin bahwa PSU ini dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat Minahasa Utara,” tegasnya.
Lanjutnya, “Dalam kesempatan ini, kami mengajak semua pihak untuk terus menjalin kerja sama antara KPK RI, Pemerintah Daerah, dan BPN,” tambah Bupati Ganda. “Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.” tutur Bupati Joune.
Harapannya adalah sinergi ini akan terus berlanjut dalam upaya pencegahan korupsi, penataan aset, dan percepatan transformasi tata kelola pemerintahan daerah.
Sebagai bagian akhir dari sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir dan berkontribusi pada proses bahagia ini. “Semoga hasil hari ini menjadi warisan bagi generasi mendatang dan terus mendukung kemajuan Kabupaten Minahasa Utara,” tutup Bupati Joune.
“Semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa menyertai langkah dan usaha kita bersama,” pungkasnya.
Diharapkan kerja sama ini akan terus berkembang, mendukung upaya pencegahan korupsi, dan memberdayakan masyarakat melalui akses fasilitas yang layak. Bupati Ganda mengingatkan semua pihak agar tetap berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan.
(Vera.E.Kastubi)






