MINUT, TelusurInformasiNews.id. – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Utara menggelar kegiatan Penguatan kelembagaan Bawaslu Minahasa Utara. (Sinergitas Bawaslu kabupaten Minahasa Utara bersama pers dalam memperkuat demokrasi). Bertempat di Sutanraja Hotel Minahasa Utara. Senin, (8/9/2025)
Maksud dan tujuan dari kegiatan penguatan kelembagaan Bawaslu Minahasa Utara dan sinergitas dengan pers adalah: Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan Bawaslu Minahasa Utara dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengawas pemilu, serta meningkatkan sinergitas dan kerja sama antara Bawaslu Minahasa Utara dan media dalam memperkuat demokrasi di wilayah tersebut, juga untuk Meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di Minahasa Utara, Dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi dan pengawasan pemilu, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya demokrasi dan pengawasan pemilu melalui kerja sama dengan media, serta untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja Bawaslu Minahasa Utara dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Simon H. Awuy dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan penguatan kelembagaan Bawaslu Ini adalah langkah penting bagi semua pemangku kepentingan, termasuk pers, tokoh masyarakat, dan pemilih muda. Bawaslu memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan pemilu, namun keberhasilan demokrasi memerlukan partisipasi setiap warga negara. Kami berharap semua pihak dapat berkontribusi aktif dalam pengawasan, termasuk dalam pemutakhiran data pemilu. Kerjasama dengan KPU dan instansi terkait sangat penting untuk menjaga akurasi data,” kata Simon.
Lanjutnya, “Marilah kita semua berkomitmen untuk memastikan pengawasan efektif demi terciptanya demokrasi yang sehat. Kami juga berharap Anda semua akan aktif berdiskusi dan memberikan masukan untuk memperkuat Bawaslu di Kabupaten Minas Utara. Selamat mengikuti kegiatan ini dan semoga bermanfaat bagi kita semua,” Kata Simon.
Sementara Ketua Bawaslu Minut, Rocky. M.Ambar, dalam sambutanya mengatakan, “Kegiatan ini dirancang dengan tujuan meningkatkan kapasitas, baik secara kelembagaan maupun sebagai upaya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat melalui media dan tokoh masyarakat. Peran media sangat strategis sebagai mitra kerja Bawaslu. Media bukan hanya sebagai sarana dalam menyampaikan pertanggungjawaban kepada masyarakat, tetapi juga sebagai jembatan pendidikan politik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk saling berkolaborasi agar masyarakat dapat memahami demokrasi dengan baik,” ujar Rocky.
Tema kita hari ini adalah “Sinergitas Bawaslu Kabupaten Bintang Utara Bersama Pers dalam memperkuat demokrasi.” Ini menunjukkan bahwa peningkatan demokrasi tidak hanya ada dalam tanggung jawab penyelenggara pemilu tetapi juga memerlukan kerjasama dari semua pihak. Kini kita menghadapi banyak tantangan, terutama terkait dengan perkembangan digitalisasi dan pengaruh media sosial dalam kehidupan politik kita. Melihat fakta-fakta tersebut, menjadi penting bagi kita untuk menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat.
Sebagaimana kita ketahui, Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk pemilu tahun 2029 dan pemilihan kepala daerah di tahun 2030. Dalam konteks ini, kita perlu membahas strategi dan tantangan yang akan dihadapi agar pendidikan politik tetap merata. Saya juga ingin menekankan pentingnya peran setiap lembaga, termasuk partai politik, dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap bisa menyampaikan informasi yang membangun dan mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.
“Dengan mengingat semua hal tersebut, saya berharap diskusi hari ini dapat menghasilkan masukan-masukan yang konstruktif bagi peningkatan kinerja Bawaslu dan pemahaman masyarakat tentang demokrasi. Sekali lagi, terima kasih atas kehadiran dan partisipasi semua. Mari kita laksanakan kegiatan ini dengan semangat tinggi demi terwujudnya iklim demokrasi yang sehat di Kabupaten Minas Utara,” tutup Rocky.
Acara dilanjutkan dengan Materi: Pertama oleh DR. Feibe Engeline Pijoh, S.H.,M.H., CIAR. dengan materi: “Fasilitasi pembinaan dan penguatan kelembagaan pada pemilihan umum” dan Pemateri kedua oleh Ketua KPU Hendra Lumanauw dengan Materi: ” Langkah-langkah penguatan demokrasi subtansial”. Materi diakhiri dengan tanya jawab.
Dengan penguatan kelembagaan dan sinergitas ini, Bawaslu Minahasa Utara berharap dapat meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi Bawaslu dan media untuk berkolaborasi dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya demokrasi dan pengawasan pemilu.
(Vera.E Kastubi)






