Minggu, September 20, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraHermina Masye Dondokambey Daftar Pilhut Kaima, Bawa Kerinduan Wujudkan Desa Mandiri dan...

Hermina Masye Dondokambey Daftar Pilhut Kaima, Bawa Kerinduan Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Hermina Masye Dondokambey, S.Pd., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, dalam pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak. Jumat, (18/9/2026).

Hermina dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pelayanan Tuhan dan dipercayakan sebagai Penatua Jemaat. Keikutsertaannya dalam proses Pilhut ini dilandasi kerinduan untuk turut membangun Desa Kaima agar semakin maju, mandiri, sejahtera, serta menjadi desa yang diberkati Tuhan.

Dalam keterangannya, Hermina menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan dukungan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan, keinginan untuk membangun Desa Kaima merupakan sebuah kerinduan bersama agar seluruh masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.

“Terima kasih. Yang pertama, ini satu kerinduan untuk membangun Desa Kaima agar Kaima boleh maju menjadi desa yang mandiri, menjadi desa yang benar-benar diberkati oleh Tuhan lewat tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan bagi kami nantinya ke depan,” ungkap Hermina.

Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh masyarakat. Ia berharap masyarakat Kaima dapat terus membangun dengan semangat kebersamaan demi kemajuan desa yang dicintai bersama.

Hermina juga menyoroti sejumlah aspek yang dinilai penting dalam kehidupan masyarakat Desa Kaima. Menurutnya, perhatian harus diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat, termasuk lanjut usia (lansia), ibu menyusui, anak-anak sebagai generasi penerus, serta masyarakat secara umum.

Ia berharap para lansia dapat tetap sehat dan kuat dalam menjalani kehidupan maupun pelayanan. Begitu pula dengan ibu menyusui dan anak-anak yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang akan datang.

Selain aspek sosial, Hermina juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Bagaimana perkembangan saat ini, selalu ada dalam kehidupan orang semua. Pertama lansia yang benar-benar memang sehat, kuat dalam pelayanan, ibu menyusui, begitu juga anak-anak yang bagaimana membangun generasi yang akan datang,” tuturnya.

Lanjutnya  “Begitu juga dengan masyarakat, baik infrastruktur maupun perekonomian yang ada di Desa Kaima ini. Orang ingin bangun agar supaya kesejahteraan menjadi milik orang semua,” lanjutnya.

Ketika ditanya mengenai target dalam pemilihan Hukum Tua kali ini, Hermina menegaskan bahwa dirinya menyerahkan seluruh proses dan hasilnya kepada Tuhan.

Baginya, setiap langkah yang ditempuh harus dilandasi doa dan keyakinan bahwa Tuhan memiliki rencana bagi setiap orang.

“Semua dalam kehendak Tuhan. Jadi untuk ini, Tuhan serahkan kepada Tuhan. Ketika Tuhan minta, bermohon kepada Tuhan, kehendak Tuhan yang jadi bagi Tuhan. Kami selalu berlandaskan kepada Tuhan,” ujarnya.

Hermina meyakini bahwa segala sesuatu memiliki rencana Tuhan bagi kehidupan setiap orang. Karena itu, proses pencalonan yang dijalaninya dilakukan dengan penuh optimisme tanpa mengesampingkan kehendak Tuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Hermina juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Kaima agar menjadikan Pilhut sebagai bagian dari pesta demokrasi yang tetap mengedepankan persatuan.

Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak menjadi alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. “Satu himbauan bagi orang semua, pesta demokrasi ini adalah milik orang semua, sehingga jangan karena ada pemilihan Hukum Tua, saudara-saudara terjadi perpecahan,” katanya.

Ia bahkan menggunakan ungkapan yang biasa digunakan masyarakat Kaima, yakni “baku enak” atau “baku skate”, sebagai gambaran pentingnya menjaga hubungan baik dan kebersamaan antarmasyarakat.

Menurut Hermina, siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat harus mampu membawa Desa Kaima menuju kehidupan yang lebih baik.

“Lewat pemilihan Hukum Tua ini, orang bersatu, orang saling mendukung. Sportivitas yang selalu ada agar supaya pemimpin yang orang doakan, orang minta kepada Tuhan untuk memimpin delapan tahun ke depan adalah pemimpin yang benar-benar Tuhan beri, Tuhan taruh hikmat,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh masyarakat Kaima dapat berpikir semakin maju dan bersama-sama mendorong kemajuan desa. “Baku-baku baik, baku-baku sayang, baku-baku topang orang-orang Kaima,” tambah Hermina.

Terkait adanya dua bakal calon yang akan mengikuti proses Pilhut Desa Kaima, Hermina menyatakan dirinya tetap optimistis menjalani seluruh tahapan yang ada.

Menurutnya, seseorang yang telah memutuskan untuk maju dalam proses pencalonan tidak boleh pesimis. Ia memilih untuk tetap optimistis dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

“Orang ini ketika Torang maju dalam proses untuk menjadi calon, tidak pernah pesimis, selalu optimis untuk menang. Karena ketika orang-orang berdoa, apa yang orang-orang doakan pasti dijawab oleh Tuhan,” tegasnya.

Hermina pun menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses Pilhut Desa Kaima dengan tetap mengedepankan doa, persaudaraan, sportivitas dan semangat membangun desa.

Dengan pencalonan ini, Hermina berharap seluruh tahapan Pilhut dapat berjalan dengan baik, aman dan damai. Lebih dari sekadar kompetisi, ia ingin momentum demokrasi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta menentukan pemimpin yang dapat membawa Desa Kaima menuju kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan selama delapan tahun ke depan.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular