MINUT, TelusurInformasiNews.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diwujudkan Kecamatan Likupang Timur melalui kegiatan bakti sosial terpadu. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, khususnya dalam bidang kesehatan dan kepedulian sosial. Rabu, (26/8/2026).
Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Likupang Timur, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda pelayanan masyarakat, mulai dari aksi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga sosialisasi pencanangan Desa Siaga TBC.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang berasal dari berbagai desa, staf kantor kecamatan dan desa, serta jajaran personel TNI dari Koramil 1310-03 Likupang.
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, Drs. Allan Mingkid, bersama perwakilan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang turut meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan.
Camat Likupang Timur, Novice Sigarlaki, mengatakan pelaksanaan aksi donor darah berlangsung lancar dengan jumlah warga yang bersedia berpartisipasi bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, panitia awalnya menargetkan sebanyak 30 pendonor. Namun, tercatat 37 orang menyatakan kesediaan untuk mendonorkan darah. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, tujuh orang tidak dapat mengikuti proses donor karena tidak memenuhi persyaratan medis.
“Puji syukur semua berjalan lancar dan sesuai target. Kami menargetkan 30 pendonor dan bahkan yang bersedia ada 37 orang. Namun, karena alasan kondisi kesehatan, tujuh orang di antaranya tidak memenuhi syarat donor,” ujar Novice.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah tidak semata-mata menjadi agenda rutin di bidang kesehatan, tetapi juga merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat.
Ketersediaan darah sangat dibutuhkan untuk membantu pasien dalam berbagai kondisi, antara lain korban kecelakaan, pasien yang menjalani operasi, ibu yang membutuhkan penanganan saat persalinan, maupun masyarakat yang menjalani perawatan medis khusus.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang kita berikan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang sedang membutuhkan,” tambahnya.
Selain donor darah, Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara juga menghadirkan tim medis untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.
Sebanyak 100 warga memanfaatkan layanan tersebut dengan mengikuti berbagai pemeriksaan kesehatan, di antaranya skrining tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta sejumlah indikator kesehatan lainnya.
Pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih proaktif dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Langkah tersebut juga penting untuk mengetahui faktor risiko penyakit sedini mungkin sehingga dapat dilakukan penanganan maupun pencegahan lebih cepat.
Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 juga dimanfaatkan Dinas Kesehatan Minahasa Utara untuk menyosialisasikan pencanangan Desa Siaga TBC.
Program tersebut dinilai penting mengingat data Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara mencatat terdapat 338 kasus positif TBC yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Minahasa Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 kasus berada di wilayah Kecamatan Likupang Timur.
Melalui program Desa Siaga TBC, penanganan penyakit tersebut nantinya diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu dengan melibatkan petugas Puskesmas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Ada tiga hal utama yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Desa Siaga TBC, yakni:
1. Skrining Aktif, dengan mengidentifikasi dan menemukan warga yang mengalami gejala TBC sedini mungkin.
2. Pendampingan Pengobatan, dengan mendorong sekaligus mendampingi pasien agar menjalani terapi pengobatan hingga tuntas.
3. Edukasi Publik, melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai cara penularan, pencegahan, serta pentingnya penanganan TBC.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam memutus mata rantai penularan TBC sekaligus mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih sehat.
Rangkaian bakti sosial terpadu ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, TNI, serta masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Camat Likupang Timur Novice Sigarlaki berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan akan semakin bermakna apabila diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kepedulian sosial dan kualitas kesehatan.
Dengan terlaksananya donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pencanangan Desa Siaga TBC, kegiatan bakti sosial terpadu di Likupang Timur diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang semakin sehat, peduli, dan tangguh, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
(Vera.E.Kastubi)






