MINUT, TelusurInformasiNews.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Minahasa Utara menggelar rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PIKI Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. Agenda tersebut difokuskan pada sosialisasi hasil Kongres PIKI sekaligus penyusunan program kerja yang akan dijalankan di tingkat daerah sebagai bentuk implementasi keputusan organisasi. Sabtu, (18/7/2026).
Dalam rapat tersebut, DPC PIKI Minahasa Utara juga memperkenalkan susunan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIKI hasil Kongres. Maruarar Sirait, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP PIKI, didampingi Benyamin Patondok sebagai Sekretaris Jenderal.
Ketua DPC PIKI Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, menjelaskan bahwa hasil Kongres menjadi pedoman bagi seluruh jajaran PIKI untuk memperkuat kontribusi organisasi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, PIKI sebagai organisasi inteligensia memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan gagasan dan rekomendasi strategis dalam mendukung pembangunan.
PIKI Minahasa Utara, lanjut Joune Ganda, berkomitmen mengaktualisasikan visi organisasi pusat melalui berbagai langkah nyata di daerah. Sebagai lembaga pemikir (think tank), PIKI akan menjadi mitra strategis pemerintah dengan memberikan masukan dan rekomendasi terhadap berbagai kebijakan publik yang berdampak bagi masyarakat.
“Sejumlah isu strategis menjadi fokus perhatian organisasi ke depan, di antaranya penguatan ketahanan pangan dan energi melalui penyusunan langkah-langkah antisipatif serta solusi terhadap tantangan pemenuhan kebutuhan pangan dan transisi energi. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas, khususnya dalam meningkatkan kualitas generasi muda dan angkatan kerja agar memiliki daya saing yang tinggi,” jelas Bupati Joune Ganda.
PIKI juga diharapkan terus memperkuat pemikiran kebangsaan sebagai pendamping kebijakan publik yang konsisten menjaga persatuan, kesatuan, serta nilai-nilai kebangsaan. Dengan demikian, organisasi ini diharapkan menjadi rumah besar bagi para intelektual dan kaum pemikir dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Tidak hanya berhenti pada konsep dan pemikiran, DPC PIKI Minahasa Utara turut menyusun berbagai program kerja yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Di bidang kerohanian, organisasi ini akan menggelar Lomba Baca Mazmur yang melibatkan berbagai kategori peserta, mulai dari Pria/Kaum Bapak, Wanita/Kaum Ibu, hingga Pemuda dan Remaja sebagai upaya mempererat persekutuan dan meningkatkan kehidupan spiritual jemaat,” tutur Bupati Joune Ganda.
Sementara itu, di bidang lingkungan hidup dan ketahanan pangan, PIKI Minahasa Utara akan melaksanakan aksi sosial berupa penyaluran bantuan bibit ikan mujair kepada masyarakat serta gerakan penanaman pohon kelapa di sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Utara. Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Ketua DPC PIKI Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., mengatakan bahwa PIKI harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya melahirkan pemikiran, tetapi juga menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat.
“PIKI memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi strategis, baik di tingkat nasional maupun daerah. Karena itu, kami akan terus menghadirkan gagasan, mendukung kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus menjalankan program-program nyata di bidang kerohanian, lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan pengembangan SDM. Harapannya, PIKI menjadi rumah besar kaum intelektual yang berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Joune Ganda yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Melalui sosialisasi hasil Kongres serta penyusunan program kerja tersebut, DPC PIKI Minahasa Utara menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi intelektual yang aktif memberikan pemikiran strategis sekaligus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi antara gagasan, nilai-nilai kebangsaan, dan aksi nyata diharapkan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemajuan Kabupaten Minahasa Utara sebagai bagian dari pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
(Vera.E.Kastubi).






