Rabu, Juni 10, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraKetahanan Pangan Minut Menguat, Cadangan Beras Tembus 19,80 Ton

Ketahanan Pangan Minut Menguat, Cadangan Beras Tembus 19,80 Ton

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pangan mencatatkan prestasi membanggakan di sektor ketahanan pangan daerah. Berdasarkan data terbaru per 11 Februari 2026, Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa beras di Minahasa Utara tercatat mencapai 19,80 ton. Jumlah ini berhasil melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebesar 15 ton. Senin, (8/6/2026).

Dengan realisasi cadangan beras sebesar 19,80 ton, Minahasa Utara resmi masuk dalam kategori aman untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok warganya. Angka ini tidak hanya memenuhi, tetapi juga melampaui ekspektasi provinsi yang menargetkan ketersediaan minimal 15 ton. Kelebihan stok ini menjadi indikator positif bagi ketahanan pangan daerah sepanjang tahun 2026.

Kepala Dinas Pangan Minahasa Utara, Asriyadi Lalompoh, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen dalam memperkuat sistem cadangan pangan daerah.  “Secara persentase, cadangan beras Minut mencapai 125,3 persen, melampaui target dari Pemprov Sulut yang sebesar 100 persen atau 15 ton. Dengan cadangan beras saat ini yang mencapai 19,80 ton, kita dapat mengantisipasi berbagai kondisi darurat seperti bencana alam, gangguan distribusi, maupun potensi kekurangan pasokan pangan di tahun 2026,” ungkap Aci, sapaan akrab Kadis Pangan Minut.

Lebih lanjut, Asriyadi menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal jumlah stok semata, melainkan juga buah dari sinergi antara pemerintah, petani, kelompok tani, dan para pemangku kepentingan di Minahasa Utara.  “Ini bukti komitmen pak Bupati bersama Wakil Bupati dalam menjaga stabilitas pasokan dan cadangan beras agar tetap berada pada level yang aman. Kami ingin memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Asriyadi, yang merupakan putra terbaik lulusan LANRI Bandung tahun 2010.

Dengan stok cadangan beras yang berada di atas target, Minahasa Utara kini semakin percaya diri dalam menghadapi potensi krisis pangan atau situasi darurat. Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah untuk terus menggenjot sektor pangan demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi seluruh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan para petani dan stakeholder guna mempertahankan, bahkan meningkatkan capaian ini di masa mendatang.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular