Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraMinahasa Utara Go International: Tampil di Panggung UCLG ASPAC 2026 di Kendari

Minahasa Utara Go International: Tampil di Panggung UCLG ASPAC 2026 di Kendari

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Langkah diplomatik Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Daerah yang dikenal dengan julukan “Bumi Nyiur Melambai” ini turut ambil bagian dalam ajang United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026, yang berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 6-10 Mei 2026. Sabtu, (9/5/2026).

Partisipasi Minahasa Utara dalam forum bergengsi ini menegaskan keseriusan daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang inklusif dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Kehadiran delegasi Minut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi membangun jejaring global demi kemajuan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Minut, Hanny Tambani, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) hadir mewakili Bupati Joune Ganda sebagai anggota Executive Bureau (Exbu). Dalam forum tahunan tersebut, Minahasa Utara mengambil peran aktif dalam berbagai diskusi strategis yang melibatkan para pemimpin daerah dari berbagai negara.

“Partisipasi Minahasa Utara dalam pertemuan Executive Bureau ini merupakan agenda rutin tahunan bagi daerah yang tergabung sebagai anggota. Tahun ini, kami hadir di Kendari untuk bersinergi dengan seluruh anggota UCLG ASPAC lainnya,” ungkap Hanny Tambani saat ditemui di sela-sela Acara.

Forum ini dinilai sangat strategis mengingat posisi Asia Tenggara yang kini menjadi pusat perhatian pariwisata dunia. Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Bernadia Irawati Tjandradewi, menegaskan bahwa pemerintah daerah merupakan ujung tombak dalam memastikan sektor pariwisata memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menyebutkan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas antar-daerah dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam sambutannya saat pembukaan forum pada Jumat (8/5/2026), menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan dunia internasional terhadap Kota Kendari sebagai tuan rumah. Menurutnya, acara ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang pertukaran gagasan untuk membangun solusi pembangunan kota yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, UCLG ASPAC 2026 diikuti oleh delegasi dari 27 kota dan 13 negara, meliputi:

– Asia Timur & Tenggara: Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina.

– Asia Selatan & Tengah: India, Bangladesh, Nepal, Maladewa.

– Lintas Kawasan:Turki dan Kiribati.

Selain pertemuan bilateral dan diskusi panel, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM dan festival budaya. Hal ini membuka peluang bagi daerah seperti Minahasa Utara untuk menjajaki kolaborasi ekonomi kreatif serta mempromosikan potensi daerah di kancah internasional.

Dengan langkah ini, Minahasa Utara tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan kota dunia yang berkelanjutan.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular