MINUT, TelusurInformasiNews.id -Pembangunan Alun-Alun Minahasa Utara (Minut) yang terletak di kompleks kantor Bupati, yang dikerjakan oleh Pemkab Minut melalui PT Favor Indah Jaya, terus menuai beragam respons dari masyarakat. Proyek yang diinisiasi pada tahun pertama periode kedua kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung ini mendapat apresiasi sekaligus kritik dari berbagai pihak di daerah. Kamis, (2/4/2026).
Dr. Edwin Wantah, seorang akademisi dari Universitas Negeri Manado (Unima), menyatakan bahwa alun-alun tersebut merupakan sebuah bangunan monumental. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa setelah pembangunan rampung dengan segala sarana dan prasarana pendukung sesuai master plan, kawasan ini akan berkembang menjadi pusat ekonomi baru bagi Minut.
Lebih lanjut Wantah menjelaskan, selain berfungsi sebagai area olahraga dan rekreasi bagi masyarakat, alun-alun ini juga akan dimanfaatkan Pemkab Minut untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner khas daerah. Rencananya, lokasi ini akan menjadi tempat transit bagi wisatawan atau pendatang dari luar kabupaten untuk menikmati jajanan dan makanan khas Minut.
“Sarana publik ini nantinya akan menjadi pusat aktivitas warga serta wadah bagi pelaku UMKM kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif lainnya untuk memasarkan produk-produk berkualitas dan khas Minut,” ujar Wantah.
Dampak positif juga diperkirakan akan meluas ke sektor jasa transportasi. Wantah memprediksi bahwa angkutan seperti ojek, mikrolet, dan transportasi online akan semakin aktif beroperasi di sekitar kawasan alun-alun.
“Keberadaan alun-alun ini akan memberikan manfaat ekonomi berlipat (multi benefit) yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambah Wantah.
Intinya, Alun-Alun Minahasa Utara bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga berpotensi sebagai pusat ekonomi baru. Untuk itu, seluruh komponen masyarakat patut mendukungnya. “Saya optimis, alun-alun ini akan menjadi ikon baru dan pusat ekonomi baru di Kabupaten Minahasa Utara, tegas dosen Unima tersebut. Ia juga menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah menempatkan proyek ini sebagai prioritas pembangunan fisik di daerah,” jelas Wantah.
Dengan berbagai rencana dan harapan yang disematkan, Alun-Alun Minahasa Utara diproyeksikan tidak hanya sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan dari berbagai pihak dinilai krusial untuk mewujudkan potensi maksimal dari pembangunan ini bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara ke depannya.
(Vera.E.Kastubi)






